Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jokowi Tinjau Penyuntikkan Perdana Uji Klinik Vaksin Covid-19

Apabila uji klinik fase III ini lancar, kata Presiden maka produksi vaksin secara masal alan dilakukan pada Januari 2020

Jokowi Tinjau Penyuntikkan Perdana Uji Klinik Vaksin Covid-19
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo tiba di PT Bio Farma (Persero) Bandung untuk meninjau fasilitas produksi dan pengemasan Vaksin COVID-19, Selasa 11 Agustus 2020 pukul 09.45 WIB 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyambangi Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran, pada Selasa, (11/8/2020).

Kedatangan presiden untuk meninjau langsung penyuntikan perdana uji klinik vaksin fase III hasil kerjasama dengan Sinovac di gedung Eijkman RSP Unpad. 

Baca: Jokowi Sebut Penggunaan Masker Jadi Kunci Pengendalian Covid-19 di Indonesia

"Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi 1.620 relawan, yang akan diujicobakan dan kita berharap uji klinis yang ketiga ini nantinya InsyaAllah akan diselesaikan dalam 6 bulan ini," kata Presiden.

Apabila uji klinik fase III ini lancar, kata Presiden maka produksi vaksin secara masal alan dilakukan pada Januari 2020.

Produksi vaksin akan dilakukan oleh PT Biofarma yang saat ini memiliki kapasitas produksi 100 juta vaksin setahun dan akan meningkat menjadi 250 juta vaksin setahun.

"Artinya vaksin inilah yang nanti akan digunakan untuk vaksinasi di tanah air," kata Presiden.

Sementara itu menurut Presiden, Indonesia sendiri sedang mengembangkan vaksin bernama merah putih dalam tiga bulan terkahir.

Pengembangan vaksin tersebut diperkirakan akan rampung pada pertengahan 2021.

"Jadi kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eijkman dan juga BPPT, LIPI, BP POM, menristek dan universitas-universitas yang kita miliki yaitu vaksin merah putih," katanya.

Selain vaksin yang dikembangkan sendiri, dan vaksin hasil kerjasama dengan Sinovac, Indonesia juga bekerjasama dengan sejumlah negara untuk mengembangkan vaksin Covid-19. 

Baca: Ridwan Kamil: 70 Persen Pasien Covid-19 di Jawa Barat OTG

Di antaranya dengan Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

"Saya rasa kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya untuk melakukan vaksinasi bagi seluruh rakyat indonesia, saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Kita optimis dengan segera ditemukan vaksin ini kita bisa segera melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat," pungkas Presiden.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas