Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satgas Covid-19 Minta Penyelenggara Jaga Kualitas Hasil Rapid Test

Wiku Adisasmito meminta penyelenggara rapid test Covid-19 agar menjaga kualitas tes supaya bisa memberikan hasil yang optimal.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Satgas Covid-19 Minta Penyelenggara Jaga Kualitas Hasil Rapid Test
Tribunnews/Herudin
Petugas medis melakukan rapid test (tes cepat) Covid-19 kepada calon penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menggelar layanan tes cepat Covid-19 untuk pengguna kereta api jarak jauh di stasiun dengan biaya Rp 85 ribu dan akan tersedia bertahap di 12 stasiun besar di Pulau Jawa. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta penyelenggara rapid test Covid-19 agar menjaga kualitas tes supaya bisa memberikan hasil yang optimal.

Hal itu disampaikan Wiku saat Update Penanganan Covid-19 melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/8/2020).

"Untuk penyelenggara rapid tes apapun itu di fasilitas Kesehatan, mohon agar menjaga kualitas dari repid test tersebut agar apabila digunakan dapat memberikan hasil yang optimal," kata Wiku.

Baca: Survei Indikator Politik Indonesia: Sumatra Barat Paling Berhasil Tangani Covid-19

Selain itu, Wiku juga meminta kepada laboratorium yang mengadakan tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 juga melakukan optimalisasi dalam hasil tes.

Paslanya, Wiku mengatakam, kenaikan pengetesan Covid-19 sangat tergantung pada kualitas laboratorium dan tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, Wiku mengingatkan, reagen yang dimiliki harus dipastikan berkualitas baik dan pelaksanaan tes juga dilakukan dengan protokol yang baik dan benar.

"Sambil menjaga keselamatan keamanan dari seluruh laboran yang bekerja di laboratorium karena seluruh petugas kesehatan ini adalah garda penting di dalam diagnosis atau identifikasi kasus," jalas Wiku.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas