Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KSAD: 21 Prajurit dan PNS TNI AD Meninggal Akibat Covid-19

Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkap hingga saat ini sudah 21 prajurit dan PNS TNI AD meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in KSAD: 21 Prajurit dan PNS TNI AD Meninggal Akibat Covid-19
Istimewa
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkap hingga saat ini sudah 21 prajurit dan PNS TNI AD meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Hal tersebuit disampaikan Andika saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-42 BPPT dengan tema "Membangun Ekosistem Inovasi Teknologi untuk Indonesia Maju" di Auditorium Gedung BJ Habibie, Gedung BPPT, Jakarta, Senin (24/8/2020).

"Sampai dengan saat ini Angkatan Darat sudah 21 prajurit, PNS yang meninggal karena Covid," ungkap Andika.

Baca: Sembuh dari Covid-19 dan Selesai Isolasi Mandiri, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid Kembali Bekerja

Selain itu, Andika mengungkapkan hingga hari ini telah ada 900-an personel TNI AD, prajurit maupun PNS yang positif Covid-19.

Andika mengatakan hal ini yang membuat TNI AD mencoba meningkatkan fasilitas kesehatan serta alat untuk pengetasan Covid-19.

Baca: 3 Warga Lampung Utara Positif Covid-19 Setelah Sempat Kontak Langsung dengan Jaksa Fedrik Adhar

"Jadi kita memerlukan usaha usaha ekstra dibandingkan hanya bergantung kepada sebuah rencana," kata Andika.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, Andika mengatakan sedang berupaya meningkatkan ketersediaan Lab PCR untuk 68 rumah sakit TNI AD yang tersebar di seluruh tanah air.

Menurutnya ketersediaan fasilitas kesehatan serta alat pengetasan Covid-19 sangat dibutuhkan di rumah sakit milik TNI AD, karena pasien yang dirawat tidak hanya prajurit dan PNS, tapi juga masyarakat sekitar.

"Padahal seluruh Rumah Sakit kami 68 di seluruh Indonesia itu, itu bukannya tidak merawat pasien Covid-19 dan pasien yang dirawat juga bukan hanya prajurit atau PNS," kata Andika.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas