Tribun

Virus Corona

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Lockdown Imbas 9 Pegawainya Reaktif Covid-19

Dari sembilan orang yang reaktif Covid-19, Bambang menyebutkan, ada pegawai yang berprofesi sebagai hakim.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Lockdown Imbas 9 Pegawainya Reaktif Covid-19
Kompas.com/ (Getty/Independent)
Hakim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melakukan lockdown sementara akibat adanya sembilan pegawai yang reaktif virus Corona (Covid-19).

"PN Jakarta Pusat melaksanakan WFH/lockdown berdasarkan surat Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No.W10-U/7740/KP.04.2/8/2020, tertanggal 24 Agustus 2020, selama 7 hari, terhitung mulai tanggal 25 Agustus sampai 1 September 2020," kata Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyo dalam keterangannya, Selasa (25/8/2020).

Dari sembilan orang yang reaktif Covid-19, Bambang menyebutkan, ada pegawai yang berprofesi sebagai hakim.

Mereka dinyatakan reaktif virus Corona setelah menjalani rapid test di PN Jakpus pada Senin (24/8/2020).

Baca: Kasus Cerai Melonjak saat Pandemi Covid-19, Pengadilan Agama Soreang Sempat Tutup karena Kewalahan

"Sembilan orang yang reaktif hasil Rapid Tes kemarin hari Senin 24 Agustus 2020 terdiri dari Hakim dan Pegawai PN Jakarta Pusat," katanya.

Atas dasar hal tersebut, para hakim dan sejumlah pegawai PN Jakpus sudah mulai menerapkan work from home (WFH).

Meskipun lockdown, kata Bambang, PN Jakpus masih tetap akan melayani kebutuhan pelayanan yang sifatnya sangat mendesak.

Contohnya seperti persidangan yang sifatnya harus segera diselesaikan. 

"Untuk sementara perkara-perkara yang ditangani oleh hakim-hakim ditunda dulu selama 1 minggu kedepannya, kecuali perkara yang sangat mendesak, yang harus segera diselesaikan, tetap dilaksanakan," kata dia.

Saat ini, kesembilan pegawai PN Jakpus yang dinyatakan reaktif corona sedang menjalani tes lanjutan, yakni swab test.

Hal ini dilakukan menindaklanjuti rapid test kemarin untuk mengetahui dengan pasti apakah kesembilan pegawai PN Jakpus tersebut terpapar virus Corona atau tidak.

"Saat ini hari Selasa, 25 Agustus tengah dilakukan Swab Test lanjutan dari Rapid Test yang telah dilakukan PN Jakarta Pusat pada hari Senin, 24 Agustus terhadap beberapa rekan Hakim dan Pegawai PN Jakarta Pusat yang hasil Rapid Testnya ada 9 orang reaktif," katanya.
 

Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas