Update Corona Hari Ini: Total 216.145 Orang Indonesia Terpapar Covid-19 di Dalam dan Luar Negeri
Sebanyak 216.145 warga Indonesia terpapar Covid-19 di dalam dan luar negeri hingga Sabtu (12/9/2020) hari ini.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 216.145 warga Indonesia terpapar Covid-19 di dalam dan luar negeri hingga Sabtu (12/9/2020) hari ini.
Dikutip dari laman Kemkes.go.id, terdapat 3.806 penambahan konfirmasi kasus positif dalam 24 jam terakhir di dalam negeri.
Sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia sejak terkonfirmasi pada 2 Maret lalu menjadi 214.746 kasus.
Adapun dikutip dari data Kementerian Luar Negeri, hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi jumlah konfirmasi positif WNI di luar negeri mencapai 1.399 WNI.
Baca: Hadapi Corona, Kehidupan Masyarakat di Daerah Kumuh Brasil Memprihatinkan: Geng Motor Jadi Penolong
Kasus dalam Negeri
Sementara itu di dalam negeri ada sejumlah 2.241 pasien yang berhasil sembuh.
Artinya jumlah pasien sembuh menjadi 152.458.
Sementara, jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 106 orang.
Sehingga total pasien meninggal dunia akibat virus corona menjadi 8.650 orang.
Baca: Peneliti AS: Tekan Respons Kekebalan Tubuh Awal Dapat Bantu Perangi Covid-19
Penambahan kasus positif tersebut tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Provinsi Jawa Timur kini menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak.
Disusul dengan DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.
Baca: Peneliti Jerman Ungkap Alasan Covid-19 Mudah Menular: Virus Bertumbuh Cepat di Tenggorokan
Update WNI Luar Negeri
Dikutip dari Twitter @Kemlu_RI, sebanyak 974 kasus telah dinyatakan sembuh.
Sedangkan 119 WNI tercatat meninggal dunia akibat Covid-19.
Sebanyak 306 WNI kini dalam perawatan.
"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Qatar dan Kuwait, sembuh di Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait," tulis keterangan Kemlu RI.
Baca: Update Corona Global 12 September 2020: Total Infeksi 28,6 Juta, Indonesia Urutan 23 Kasus Terbanyak
Dari data yang diunggah, kasus WNI terpapar Covid-19 di luar negeri paling banyak berada di Arab Saudi.
Total terdapat 211 WNI terkonfirmasi Covid-19.
Sebanyak 55 orang dinyatakan sembuh dan 72 meninggal dunia.
Kemudian di Qatar jumlah WNI yang terpapar Covid-19 berjumlah 131 orang.
Sebanyak 117 dinyatakan sembuh dan 1 meninggal dunia.
Lalu di Kuwait, jumlah WNI yang terpapar mencapai 117 orang.
Sebanyak 109 dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia.
Baca: Soal Penanganan Covid-19, JK Sebut Indonesia Lebih Baik Dibanding Amerika Serikat
Sementara kasus tinggi juga tercatat di Malaysia.
Data yang dihimpun menyebut 168 WNI di Negeri Jiran terpapar Covid-19.
Sebanyak 52 orang sudah dinyatakan sembuh dan 2 meninggal dunia.
Adapun WNI yang berada di kapal pesiar, total 185 orang positif Covid-19.
Sebanyak 170 sembuh dan 6 meninggal dunia.
Baca: Prabowo sebut Pertemuannya dengan Menhan China sebagai Tindak Lanjut Hubungan Bilateral
Peluang Kerja Sama Vaksin dengan Jepang
Indonesia membuka peluang kerja sama pengembaan vaksin Covid-19 dengan perusahaan dan perguruan tinggi di Jepang.
Dilansir rilis KBRI Tokyo yang diunggah laman kemenlu.go.id, perwakilan Indonesia di Jepang mengunjungi perusahaan Shionogi & Co., perusahaan yang bergerak di bidang riset, pengembangan dan produksi vaksin serta alat kesehatan, Rabu (09/09/2020).
Perusahaan tersebut berkantor pusat di Osaka.
Perwakilan Indonesia berkesempatan untuk menemui Vice President Shionogi & Co.,Takuko Sawada.
Baca: Pemerintah Sadar Kesehatan Lebih Penting Ketimbang Ekonomi dalam Penanganan Covid-19
KUAI KBRI Tokyo, Tri Purnajaya menyampaikan Indonesia terbuka untuk peluang kerja sama vaksin, baik dari segi penelitian, pengembangan, uji klinis hingga produksi.
"Terlebih lagi, Indonesia dan Jepang telah sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam mengatasi pandemi Covid-19," tulis keterangan dalam rilis tersebut.
Diharapkan ke depannya, Shionogi dapat menjadi bagian dari komitmen tersebut.
"Meski riset vaksin Covid-19 yang dilakukan masih dalam tahap penelitian, namun Shionogi menyambut baik tawaran kerja sama pihak Indonesia," ungkapnya.
Tri Purnajaya mengungkapkan penanganan pandemi harus menjadi prioritas bersama.
"Untuk itu, kontribusi positif dan kerja sama dengan berbagai pihak penting bagi keberhasilan penemuan vaksin," paparnya.
Baca: Jokowi Video Call dengan Guru SMP 7 Padang, Beri Semangat dan Minta untuk Motivasi Peserta Didik
Sementara itu Shionogi & Co. berencana melakukan uji klinis dan berharap dapat segera meluncurkan vaksin pada musim gugur tahun depan.
Prinsip keamanan jangka panjang pun dikedepankan dalam prosesnya.
Saat ini Shionogi merupakan perusahaan yang tergolong paling maju dalam riset vaksin Covid-19 di Jepang.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto/Inza Maliana)
Baca tanpa iklan