Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan, JK : Kalau Hanya Imbauan Tak Akan Jalan 

JK pun berterimakasih atas dukungan TNI-Polri yang turun ke lapangan membantu pemerintah daerah menindak pelanggaran

Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan, JK : Kalau Hanya Imbauan Tak Akan Jalan 
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Jusuf Kalla 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Palang Merah Indonesia yang juga Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mendukung adanya sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19

Menurut JK, imbauan tak akan membuat semua masyarakat benar-benar menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak hingga mencuci tangan. 

"Disitu lah peran petugas keamanan polisi dan TNI menjaga disiplin masyarakat. Untuk menjaga disiplin masyarakat perlu adanya sanksi, kalau hanya imbauan tidak akan jalan selama ini," ujar JK, dalam acara donor darah, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (19/9/2020). 

Baca: Gejala Covid-19 yang Dialami Elvy Sukaesih, Sempat Tak Percaya Sampai Heran Disuruh Swab Test

JK pun berterimakasih atas dukungan TNI-Polri yang turun ke lapangan membantu pemerintah daerah menindak pelanggaran di masyarakat, salah satunya seperti kerumunan. 

Untuk sanksi bagi yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah, saat ini diberlakukan dua sanksi yakni sanksi sosial dan sanksi denda membayar Rp250 ribu. 

Aturan tersebut tertuang dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi DKI Jakarta. Pergub ini ditetapkan pada 30 April lalu.

Baca: Gara-gara Hasil Tes Covid-19 Positif Palsu, Wanita Ini Diisolasi Seorang Diri di Rwanda

JK mengharapkan besaran angka denda tersebut membuat masyarakat jera dan berimbas pada kepatuhan akan protokol kesehatan

Dia kemudian membandingkan bahwa daripada membayar denda Rp250 ribu ataupun sanksi sosial dengan membersihkan jalan lebih baik membeli masker seharga Rp5.000.

"Ini lebih baik beli masker kain yang Rp5.000 dibandingkan bayar Rp250 ribu atau bersihkan jalan. Kan malu juga nanti," tandasnya. 
 

 
  

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas