Tribun

Virus Corona

Partai NasDem Minta Kantor Pemerintah Ditutup untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Jika tidak ada langkah mendasar, klaster kantor pemerintahan dapat melahirkan klaster baru seperti klaster keluarga dan klaster kompleks perumahan.

Partai NasDem Minta Kantor Pemerintah Ditutup untuk Menekan Penyebaran Covid-19
dok. DPR RI
Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai NasDem, Okky Asokawati meminta pemerintah melakukan langkah konkret menyikapi tingginya klaster kantor pemerintahan dalam penyebaran Covid-19.

"Saya mengusulkan kantor pemerintahan yang tidak masuk kategori 11 unit layanan publik untuk ditutup total. Ini perlu dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19, para pegawai dapat bekerja dari rumah seperti saat PSBB awal di Jakarta," ujar Okky, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Menurut Okky, jika tidak ada langkah mendasar, klaster kantor pemerintahan dapat melahirkan klaster baru seperti klaster keluarga, klaster kompleks perumahan dan seterusnya.

"Harus diputus mata rantainya, makanya butuh kebijakan yang ekstrem. Temuan-temuan di lapangan itu merupakan data yang harus dijadikan basis untuk merumuskan kebijakan, data-data itu jangan didiamkan saja," papar Okky.

Okky menyebutkan, perlu dicari jalan keluar mengenai penyerapan anggaran kementerian maupun lembaga, yang kemungkinan akan terganggu akibat kebijakan kantor pemerintahan tutup total.

"Saya kira, tinggal diatur saja, siapa mengerjakan apa. Prinsipnya tetap memperhatikan kehati-hatian dan kewaspadaan pencegahan Covid-19. Keselamatan pegawai diutamakan namun tetap memperhatikan penyerapan anggaran," tuturnya.

Baca: Viral Chat WA Warga Semarang Ingin Tularkan Corona, Wali Kota: Hanya Salah Paham Antar Tetangga

"Efektivitas dan menguatkan integritas dalam pengelolaan anggaran semestinya lebih menguat di masa pandemi ini. Kegiatan yang berdimensi seremoni sudah tidak relevan lagi saat ini," sambung Okky.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mencatat ratusan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi di klaster perkantoran kementerian ibu kota.

Total kasus yang terjadi sebanyak 629 kasus positif di 27 kantor kementerian di DKI, per 7 September lalu.

Kementerian Kesehatan RI tercatat memiliki kasus positif terbanyak dengan total 139 kasus positif.

Rinciannya, Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan mencatatkan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 49 orang dan kantor Kemenkes RI dengan 139 kasus.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas