Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jangan Tunggu 5.000 Ribu Kasus Per Hari Baru Disiplin Protokol Kesehatan!

Wiku pun meminta, agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Jangan Tunggu 5.000 Ribu Kasus Per Hari Baru Disiplin Protokol Kesehatan!
Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa bahwa kasus konfirmasi positif Covid-19 terus meningkat setiap harinya.

Bahkan, pada hari ini angka menembus 4.634 kasus positif Covid-19.

Wiku pun meminta, agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Wiku saat memberikan keterangan pers terkait Perkembangan Penanganan Covid-19, melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9/2020).

Baca: Anies Kembali Perpanjang PSBB Ketat, Jumlah Penderita Covid-19 di DKI Naik atau Turun? Ini Datanya

Baca: Bos AirAsia: Tidak Ada Rute Penerbangan yang Ditutup karena Pandemi Covid-19

Baca: Isi Pidato Presiden Jokowi di Sidang Umum PBB: Singgung Vaksin Covid-19 hingga Kemerdekaan Palestina

"Pertama, terjadi penambahan kasus positif sejumlah 4.634. Ini adalah angka yang besar setelah beberapa hari kasus penambahan positif setiap hari adalah di atas 4.000," kata Wiku.

"Kami mohon jangan menunggu sampai 5.000 untuk disiplin protokol kesehatan," tegasnya.

Lebih lanjut, Wiku memaparkan jumlah kasus harian serta total kasus aktif Covid-19 per 24 September 2020.

"Pada hari ini adalah 60.064 atau 22,9 persen, di mana angka dunia adalah 23,16 persen," ucapnya.

Selain itu, Wiku memaparkan data kesembuhan dan data kematian akibat dari Covid-19.

"Sedangkan jumlah kasus sembuh kumulatif pada hari ini adalah 191.853 atau 73,2 persen, di mana kasus sembuh dunia adalah 73,77 persen. Sedangkan kumulatif jumlah kasus meninggal adalah 10.105 dengan angka 3,9 persen, di mana dunia persentase meninggalnya adalah 3,05 persen," jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas