Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Curhat Suster kepada Presiden Jokowi Saat Merawat Pasien Covid-19

Sifira Kristingrum menceritakan kondisinya dan penanganan pasien yang terpapar Corona di tempat kerjanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Curhat Suster kepada Presiden Jokowi Saat Merawat Pasien Covid-19
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi melakukan video call dengan perawat yang bertugas menangani covid-19. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Perawat Covid-19 di RSAL dr Ramelan, Surabaya, Sifira Kristingrum menceritakan kondisinya dan penanganan pasien yang terpapar Corona di tempat kerjanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melalui sambungan video call, Minggu (27/9/2020), Fira bercerita sehari-hari ditempatkan di ruangan Intensive Care Unit (ICU) yang memiliki 16 tempat tidur dan dilengkapi dengan 11 ventilator.

Menurutnya, dalam dua minggu terakhir ini pasien yang masuk ke ICU menurun.

Alat alat medis pun masih cukup untuk menanganani para Pasien.

"Puji Tuhan pak, alatnya cukup, karena dalam bulan ini ada bantuan ICU," kata Fira.

Baca: Perawat Pasien Covid-19 Curhat ke Presiden Jokowi, Pulang ke Rumah Sebulan Sekali

Selama menangani pasien yang terpapar Covid-19, Suster Fira mengaku bahwa para pasien sering merasa ketakutan. Menurutnya, jika pasien tersebut sesak napas dalam kondisi sadar, pasti mengeluh takut.

Suster Fira pun menitipkan pesan bagi seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dengan disiplin.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tetap untuk protokol kesehatan tetap tolong dipatuhi karena kalau saya perjalanan pulang itu masih lihat kerumunan massa yang masih tidak memakai masker, masih suka berkerumun Pak," ungkap Suster Fira.

Selama bertugas menanganai Covid-19 sejak Mei lalu, Fira mengaku baru diprbolehkan menjenguk keluarga setelah satu bulan. Ia harus dites swab terlebih dahulu sebelum menemui keluarha.

"Diizinkan pulang Pak, setelah satu bulan kita cek _swab_, kalau negatif kita pulang," kata Suster Fira.

"Terus untuk Bapak, terima kasih perhatian Bapak, puji Tuhan kemarin sudah kita terima Pak, dari Bapak. Terima kasih, dengan itu saya aplikasikan juga untuk saya melanjutkan sekolah lagi Bapak," imbuhnya.

Setelah mengetahui kondisi perawat dan penanganan Covid-19, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi suster Fira beserta seluruh perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya dalam menangani dan merawat pasien yang terdampak Covid-19. Menurut Presiden bekerja menangani Covid-19 tidaklah ringan.

 "Saya menyampaikan penghargaan, apresiasi yang tinggi kepada seluruh perawat, tenaga kesehatan, dokter semuanya karena memang bekerja menangani Covid ini tidak ringan. Memakai APD sampai 8 jam itu sesuatu juga yang sangat berat sekali. Oleh sebab itu, sekali lagi saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi apa yang oleh Mbak Fira lakukan beserta seluruh rekan-rekan perawat, tenaga kesehatan, dokter, semuanya dalam berjuang terus melawan Covid ini. Semoga semuanya segera cepat selesai," pungkas Presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas