Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dr Debryna: Hati Yang Bahagia Jadi Imunitas Melawan Covid-19

Tim relawan medis Wisma Atlet dr Debryna mengungkapkan peran imunitas tubuh sangat baik

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dr Debryna: Hati Yang Bahagia Jadi Imunitas Melawan Covid-19
/ capture video
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro saat berbincang dengan Tim relawan medis Wisma Atlet dr Debryna dan Kepala ICU RS Kanujoso di Balikpapan Rustina Susanti melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (2/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim relawan medis Wisma Atlet dr Debryna mengungkapkan peran imunitas tubuh sangat baik dalam mendukung kesembuhan pasien Covid-19.

Menurut dr Debryna, suasana hati sangat berpengaruh besar terhadap kesembuhan pasien.

Hal itu diungkapkannya saat berbincang dengan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (2/10/2020).

"Saya setuju banget dok, dibilang kalau imunisasi baik tercipta dari suasana hati. Saya waktu belajar kedokteran, pernah kan belajar bahwa hati harus senang. Hati yang bahagia jadi imunitas yang baik," kata dr Debryna.

Baca: Ungkapan Kesedihan Tenaga Medis Melihat Rekan Seprofesi Meninggal Dunia Akibat Covid-19

"Cuma baru kali ini saya lihat secara riil kalau pasien yang pikirannya positif, yang bisa dibawa enjoy itu beneran cepat banget, mulus banget sembuhnya," tambahnya.

Dr Debryna juga menyebut, bahwa suasana hati yang tenang turut membantu kesembuhan pasien yang memiliki gejala berat hingga sedang Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bahkan gejalanya saja hilangnya lebih cepat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala ICU RS Kanujoso di Balikpapan Rustina Susanti juga merasakan hal yang sama.

Baca: Penderita Covid-19 Butuh Dukungan Positif untuk Kuatkan Imun Menuju Kesembuhan

Selama menangani pasien positif Covid-19, ia bersama rekannya tidak pernah menanyakan kabar setiap berkunjung atau melakukan pemeriksaan rutin.

Rustina hanya membagi energi positifnya dengan canda dan tawa dengan para pasien.

"Saya cuma bolehin teman yang jenguk itu senyum bikin ketawa. Jangan nanya kamu gimana hari ini, nggak usah. Bikin dia ketawa, itu saja, dan Alhamdulillah teman kita berhasil sembuh," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas