Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Satgas Covid-19: Positivity Rate di Indonesia 3 Kali Lebih Besar Dari Standar WHO

Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Satgas Covid-19: Positivity Rate di Indonesia 3 Kali Lebih Besar Dari Standar WHO
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
drg. Fridhi membuat simulasi tempat membersihkan bagi perkerja kesehatan usai penanganan pasien Covid 19 di Puskesmas Duri Pulo, Cideng, Jakarta Pusat, Selasa(6/10/2020). WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa angka positivity rate di Indonesia masih tiga kali lebih besar dari standar yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Hal itu disampaikan Wiku saat memberikan keterangan pers terkait Perkembangan Penanganan Covid-19, melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/10/2020).

"Di bulan September positvity rate di Indonesia mencapai 16.11 persen atau tiga kali lebih besar dari standar yang ditetapkan WHO yaitu 5 persen," kata Wiku.

Baca: Satgas: Masyarakat Abai Protokol, Angka Positif Covid-19 akan Terus Meningkat

Diketahui, Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Lebih lanjut, Wiku mengatakan, agar setiap pemerintah daerah untuk bekerja lebih keras dalam menekan penularan Covid-19.

Baca: Saat Pandemi Covid-19, Dana Pensiun Harus Lebih Hati-hati Kelola Investasi

Yakni, salah satu yang bisa dilakukan dengan memperbanyak tes dan pelacakan kontak serta segera melakukan isolasi bagi pasien yang positif Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

Wiku juga menekankan pentingnya, penegakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan di tempat umum terus dilakukan.

"Angka (positivity rate,red) ini sangat besar dan harus segera ditekan dan dikoreksi, perbanyak lalukan testing dan disiplin protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan dan positivity rate bisa menurun," jelas Wiku.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas