Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Meski Presiden Sudah Teken Perpres Pengadaan Vaksin

Bamsoet meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan untuk seterusnya, meski vaksin Covid-19 sudah ada dan diberikan.

Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Meski Presiden Sudah Teken Perpres Pengadaan Vaksin
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 pada Senin (5/10).

Terkait hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengapresiasi langkah pemerintah tersebut.

"Karena itu sebagai upaya untuk memberikan perlindungan bagi warga negaranya dan juga menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan percepatan pengadaan vaksin Covid-19 bagi masyarakat Indonesia," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2020).

Hanya saja, Bamsoet meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan untuk seterusnya, meski vaksin Covid-19 sudah ada dan diberikan.

Pasalnya keberadaan vaksin, kata dia, tidak menjamin pandemi Covid-19 akan selesai di Tanah Air. Apalagi mengingat vaksin bukan satu-satunya jaminan penuntasan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca: Dokter 28 Tahun Meninggal karena Covid-19, Diduga Dipaksa Memakai Masker yang Sama Berminggu-minggu

"Saya menegaskan kepada masyarakat bahwa vaksin adalah salah satu bentuk intervensi medis untuk memperkuat imunitas masyarakat ditengah pandemi," kata dia.

"Oleh sebab itu, program vaksinasi tetap harus diikuti kesadaran dan kedisiplinan publik atas protokol kesehatan," imbuhnya.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Lebih lanjut, politikus Golkar itu turut mendorong pemerintah untuk segera memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia.

"Mendorong pemerintah agar berupaya untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia, khususnya upaya penyelesaian vaksin merah putih yang merupakan produk vaksin dalam negeri yang bisa menjadi fondasi bagi Indonesia untuk tidak bergantung pada negara lain," pungkasnya.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas