Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jokowi Minta Pasien Covid-19 Jangan Tunggu Parah Baru Dapat Perawatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

Jokowi Minta Pasien Covid-19 Jangan Tunggu Parah Baru Dapat Perawatan
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Pengguna jalan melintasi baliho dengan foto Presiden RI Joko Widodo mengajak warga Bandung untuk mengenakan masker, yang terpasang di Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Minggu (11/10/2020). Kampanye Presiden Jokowi ini bertujuan agar warga patuh dengan protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

Untuk itu, Presiden Jokowi menginstruksikan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menekan angka kematian.

Satu arahan yang disampaikan Presiden Jokowi yakni pasien Covid-19 jangan terlambat dalam penanganan di rumah sakit (RS).

Baca juga: 12.084 WNI Meninggal Dunia karena Covid-19 di Dalam dan Luar Negeri

Hal itu disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi melalui virtual, Senin (12/10/2020).

"Angka kematian memang masih relatif tinggi, karena berada di atas angka kematian global. Nah inilah tugas kita bersama," ucap Doni.

"Tadi Presiden mengingatkan agar pasien jangan sampai terlanjur parah sehingga baru dapat perawatan," tambahnya.

Menurut Doni, upaya yang harus dilakukan yakni dengan memberikan penanganan secara maksimal.

Meski, pasien dalam gejala ringan saat menjalani isolasi.

Baca juga: Joy Tobing Dinyatakan Negatif Covid-19: Aku Sudah Siap Manggung Lagi

"Dengan demikian pada kasus-kasus yang masih menunjukkan gejala ringan ini yang harus segera dilakukan upaya untuk pengobatan," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas