Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Presiden Ingatkan Menteri Jangan Sampai Vaksin Covid-19 Dihantam Isu yang Memancing Demonstrasi

Menurut Presiden harus dirancang dan dijelaskan sedetil mungkin proses pemberian vaksin nantinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Presiden Ingatkan Menteri Jangan Sampai Vaksin Covid-19 Dihantam Isu yang Memancing Demonstrasi
Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas mengenai Antisipasi Bencana Hidrometeorologi melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 13 Oktober 2020. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kepada jajaran kabinetnya bahwa titik kritis dari vaksinasi Covid-19 terdapat pada tahap implementasi.

Oleh karena itu perlu persiapan yang matang mengenai pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat Indonesia. 

"Titik kritis dari vaksinasi itu nanti di Implementasi. Jangan dianggap mudah implementasi. Tidak mudah," kata Presiden dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (19/10/2020).

Menurut Presiden harus dirancang dan dijelaskan sedetil mungkin proses pemberian vaksin nantinya.

Mulai dari siapa yang akan disuntik untuk pertama kali, siapa yang mendapatkan vaksin gratis, dan siapa yang harus membayar vaksin. 

Baca juga: Presiden Ingatkan soal Vaksin agar Hati-hati, Bukan Barang Gampang

"Hati-hati disiapkan betul. Siapa yang gratis, siapa yang mandiri, dijelasin betul, harus detil, jangan sampai nanti dihantam oleh isu, dipelintir, kemudian kejadiannya bisa masyarakat demo-demo lagi, karena memang sekarang masyarakat pada posisi yang sulit," kata Presiden. 

Presiden mengatakan setelah mempelajari proses pemberian vaksin, ia meyakini nantinya tidak akan berjalan mudah. Oleh karena itu perlu persiapan yang matang terutama dalam komunikasi publik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setelah saya pelajari, semakin hari semakin saya yakin tidak mudah," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas