Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

WHO: Butuh Solidaritas Dunia untuk Tangani Pandemi, Termasuk Bantu Negara Miskin Dapatkan Vaksin

WHO dan PBB sepakat, solidaritas dibutuhkan agar bisa menangani Covid-19 di seluruh dunia, termasuk membantu negara miskin dapatkan vaksin.

WHO: Butuh Solidaritas Dunia untuk Tangani Pandemi, Termasuk Bantu Negara Miskin Dapatkan Vaksin
Christopher Black / World Health Organization / AFP
Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan lonjakan kasus Covid-19 di seluruh dunia.

Menurutnya, penting untuk menyerukan solidaritas dunia dalam peluncuran vaksin virus corona di masa depan.

Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kesehatan Dunia di Berlin, Jerman pada Minggu (25/10/2020) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Tedros mengatakan satu-satunya cara untuk pulih dari pandemi adalah kebersamaan.

Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020
Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020 (Christopher Black / World Health Organization / AFP)

Baca juga: Gerakan 3M Adalah Vaksin yang Lebih Aman dan Tanpa Efek Samping

Terlebih kebersamaan dalam memastikan negara-negara miskin mendapat akses yang adil untuk vaksin.

"Wajar jika negara ingin melindungi warganya sendiri terlebih dahulu."

"Tetapi jika dan ketika kita memiliki vaksin yang efektif, kita juga harus menggunakannya secara efektif."

"Dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memvaksinasi beberapa orang di semua negara daripada semua orang di beberapa negara," katanya, dikutip dari CNA, Senin (26/10/2020).

Tedros mengatakan, nasionalisme vaksin Covid-19 justru akan memperparah pandemi.

Seorang petugas kesehatan memberikan dosis vaksin potensial Sinovac Biotech kepada Dokter Cem Gun (kiri) selama uji coba fase ke-3 di Rumah Sakit Acibadem di Istanbul, pada 9 Oktober 2020.
Seorang petugas kesehatan memberikan dosis vaksin potensial Sinovac Biotech kepada Dokter Cem Gun (kiri) selama uji coba fase ke-3 di Rumah Sakit Acibadem di Istanbul, pada 9 Oktober 2020. (Yasin AKGUL / AFP)

Baca juga: Satgas Minta Masyarakat Cermat Pilah Informasi Terkait Vaksin Covid-19

"Biar saya perjelas, nasionalisme vaksin akan memperpanjang pandemi, bukan memperpendeknya," tegas Tedros.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas