Global Town Hall 2020 Bakal Bahas Isu Kontroversi Vaksin
Kontroversi vaksin akan turut dibahas dalam konferensi tahunan tentang Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Penulis:
Larasati Dyah Utami
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kontroversi vaksin akan turut dibahas dalam konferensi tahunan tentang Kebijakan Luar Negeri Indonesia (CIFP) pada Jumat (20/11/2020).
Berbeda dari tahun sebelumnya, karena pandemi Covid -19, acara ini akan diselenggarakan secara virtual bertransformasi menjadi Global Town Hall: around the world, around the clock.
Pendiri dari Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dikonfirmasi akan menjadi pembicara dalam diskusi soal vaksin.
“Vaksin ada sesi khusus yang akan menampilkan Dirjen Tedros, dan akan ada perbincangan menarik dari berbagai sisi,” ujar Dino dalam konferensi pers, Kamis (19/11/2020).
Baca juga: Sempat Positif Covid-19, Melaney Ricardo Menangis Hanya Bisa Pandangi Anak dari Jauh, Tahun Terberat
Dirjen Tedros untuk pertama kalinya kepada publik akan bicara mengenai kontroversi dan tantangan vaksin yang sudah memasuki babak baru.
Pada acara itu juga akan hadir perwakilan perusahaan vaksin dari berbagai negara, seperti Sinovac dan CEPI yang akan berbicara soal distribusi vaksin bagi warga dunia.
Baca juga: Wapres Maruf Amin Pastikan Sebelum Beredar Vaksin Covid-19 Dapat Izin BPOM dan Fatwa MUI
“CEPI adalah organisasi yang mengurus bagaimana agar sebanyak mungkin, terutama bagi negara yang tidak beruntung bisa mendapat akses vaksin,” ujar
Eks Wakil Menteri Luar Negeri era SBY itu mengatakan Global Town Hall 2020 juga akan dibicarakan masalah nasionalisme vaksin hingga masalah politik vaksin.
Termasuk tarik menarik perkembangan vaksin yang tidak dipahami orang awam.
“Jadi ini penting untuk dibahas dan diketahui semua pihak, serta sejauh mana pertimbangan geopolitik masuk dalam pola distribusi vaksin,” lanjutnya.
Baca juga: 97 RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Mulai Penuh, Dampak Libur Panjang Akhir Oktober
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan juga akan memberikan virtual address untuk berbicara bagaimana membangun kembali dunia dari pandemi covid-19
Turut hadir pula Menlu Retno Marsudi yang akan berbicara soal riset geopolitik, serta berbicara bagaimana negara-negara besar (major powers) perlu bekerja sama, bukan bertikai, dalam menangani covid-19.
"Global Town Hall 2020 juga diharapkan mampu menjadi suatu festival diplomasi. Sudah lebih dari 7500 peserta yang mendaftar, yang terdiri dari 65 negara diseluruh dunia,” ujar ketua FPCI, Dino.