Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pemprov DKI Libatkan TNI-Polri Tim Pemulasaran Jenazah Warga Meninggal Covid-19 di Rumah

Pemprov DKI Jakarta  menyiapkan tim pemulasaran jenazah bagi warga yang meninggal di rumah karena Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pemprov DKI Libatkan TNI-Polri Tim Pemulasaran Jenazah Warga Meninggal Covid-19 di Rumah
Istimewa
Polda Metro Jaya menurunkan sejumlah polisi wanita (Polwan) yang berada di tim khusus pemulasaran jenazah yang menjadi korban virus Corona. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta  menyiapkan tim pemulasaran jenazah bagi warga yang meninggal di rumah karena Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti dalam forum Jakarta Development Collaboration Network (JDCN) 2020 yang disiarkan virtual, Kamis (17/12/2020).

Ia mengatakan, di tengah masyarakat banyak ketakutan dalam mengurus jenazah warga yang meninggal di masa pandemi.

Untuk itu, tim khusus diperlukan yang terdiri dari kombinasi antara tim kesehatan, TNI, Polri, Satpol PP dan Yayasan-yayasan swasta yang sukarela membantu.

"Ada warga yang meninggal di rumah karena kemungkinan Covid-19, pada saat warga tidak berani untuk melakukan pemulasaran jenazah tim itu yang terdiri dari berbagai mekanisme ikut membantu," ungkap perempuan berhijab ini.

Baca juga: 9 Pedoman Pemulasaran Jenazah Covid-19, Jubir Satgas : Diterbitkan sebagai Prinsip Kehatian-hatian

Widyastuti memaparkan, angka kematian karena Covid-19 di Jakarta per 16 Desember ini berada pada 1,9 persen, lebih rendah bila dibandingkan angka kematian nasional dan global yaitu sekitar 3 persen.

Sementara angka positif warga DKI Jakarta, saat ini diakuinya masih lebih tinggi yakni 10 persen bila dibandingkan angka nasional dan global yakni 5 persen.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas