Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gerindra Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Vaksin Covid-19 Meski Digratiskan

Menurut Muzani, meskipun digratiskan, tetapi pemerintah harus tetap memastikan aspek keamanan vaksin dan akurasi saat pemberian vaksin. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gerindra Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Vaksin Covid-19 Meski Digratiskan
TRIBUN/HO
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kiri) memberikan sambutan saat menyerahkan bantuan dari Partai Gerindra secara simbolis bagi Pemrov Lampung, Senin (21/9/2020). Partai Gerindra menyalurkan 5000 alat tes PCR dan 6 ventilator kepada masyarakat Lampung untuk meringankan beban pemerintah daerah. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra menyambut baik keputusan pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 kepada seluruh masyarakat.

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Menurut Muzani, meskipun digratiskan, tetapi pemerintah harus tetap memastikan aspek keamanan vaksin dan akurasi saat pemberian vaksin

"Ini terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar. Jadi harus aman, akurat dan tepat sasaran pelaksanaan program ini," paparnya. 

Muzani pun menyebut pemberian vaksin secara gratis, telah sesuai dengan perjuangan Partai Gerindra selama ini. 

"Dalam situasi ekonomi sulit ini memang sewajarnya negara mengambil porsi terbesar untuk membiayai vaksin bagi masyarakat," ucapnya. 

Baca juga: Legislator PKS: Pemerintah Harus Pastikan Keamanan, Khasiat dan Mutu Vaksin Sebelum Vaksinasi

Ia menyebut, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 10 bulan, merupakan masa tersulit bagi bangsa ini dan menekan segala sektor perekonomian. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau ekonomi bergerak, maka perkantoran akan bergerak. Sekolah, kampus, pondok pesantren yang selama pandemi murid tisak bisa ketemu guru, mahasiswa tidak bisa belajar dengan dosen, santri tidak bisa bertatap muka dengan kiai, semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," paparnya. 

Di sisi lain, Muzani juga berpesan kepada masyarakat untuk terus berdisplin dengan protokol kesehatan, gunakan masker, rajin cuci tangan dan menjauhi kerumunan, sampai benar-benar wabah Covid-19 ini dinyatakan berakhir.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas