Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Sekjen PMI: Pengiriman Logistik Akan jadi Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19

Sudirman optimis bahwa tantang tersebut akan menjadi pembelajaran dan ketrampilan baru bagi pihak-pihak terkait untuk menangani vaksinasi

Sekjen PMI: Pengiriman Logistik Akan jadi Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19
Larasati Diah Utami/Tribunnews.com
Sekjen PMI, Sudirman Said dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (Sekjen PMI) menyebut pengiriman logistik akan menjadi tantangan tersendiri bagi pendistribusian vaksin ke seluruh daerah.

Hal tersebut dikerenakan distribusi vaksin memerlukan suhu, alat, atau perangkat pengiriman yang khusus, tidak seperti pengiriman barang-barang lainnya.

“Logistik pengiriman vaksin merupakan tantangan tersendiri. Jadi itu yang harus disadari oleh semuanya,” kata Sekjen PMI pada konferensi pers Rabu (30/12/2020).

Kendati demikian, Sudirman optimis bahwa tantang tersebut akan menjadi pembelajaran dan ketrampilan baru bagi pihak-pihak terkait untuk menangani vaksinasi.

Baca juga: Asimilasi Covid-19 Diperpanjang, Ditjenpas Lakukan Penyempurnaan

Sekiranya bulan September, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi gudang PMI untuk meninjau secara langsung kesiapan penanggulangan covid-19 yang dilakukan PMI.

Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) itu juga meminta PMI terlibat dalam program vaksinasi pemerintah dan ditanggapi positif oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK),

Sudirman mengatakan bahwa pihaknya siap jika pemerintah memanggil PMI untuk terlibat dalam vaksinasi, karena PMI memiliki 409 unit donor darah (UDD) yang tersebar di kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Terkait distribusi, Sudirman mengatakan bahwa PMI memiliki jaringan yang baik dengan berbagai perusahaan transportasi untuk mengirim logistik bantuan bencana.

Baca juga: 1.168 Aparat TNI-Polri Kawal Ketat Pengiriman Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap II ke Bio Farma Bandung

Namun penugasan soal vaksinasi akan bergantung kepada keputusan pemerintah sebagai pihak yang memiliki otoritas tersebut.

“Kita punya 224 UDD diseluruh Indonesia yang memiliki tenaga teknis untuk melakukan vaksinasi. Tapi kembali yang mana yang mau digunakan nanti bergantung pada penugaan pemerintah,” ujar Sudirman.

Berkaitan dengan perhitungan Ketua PMI, Jusuf kalla soal target pendistribusian 1 juta vaksin dalam 1 hari jika ingin selesai dalam setahun menurutnya Indonesia bisa saja melakukan hal tersebut.

Hal itu bisa dilakukan jika semua perangkat yang dimiliki pemerintah digunakan secara maksimal dengan dibantu lembaga sosial.

“Ini perang semesta, bukan hanya urusan pemerintah. Karena pemerintah tidak bisa sendirian. Oleh karena itu, kami di lembaga sosial juga harus siap membantu pemerintah,” ujarnya.
 

--

Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas