Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembukaan Aktivitas Ekonomi Bikin Covid-19 Melonjak 

"Keterlambatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang terulang ini dapat terjadi karena ketidaksiapan dalam melakukan mitigasi," katanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pembukaan Aktivitas Ekonomi Bikin Covid-19 Melonjak 
IST
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pembukaan sejumlah aktivitas sosial ekonomi masyarakat membuat kasus Covid-19 meningkat drastis di sejumlah negara.

Bahkan peningkatan kasus Covid-19 tersebut berpotensi memunculkan gelombang ketiga atau third wave.

"Jika kita menilik kasus pada beberapa negara yang mengalami third wave, nampak pada peningkatan kasus yang terjadi semakin mencakup lapisan yang lebih luas dan mulai bermunculan klaster-klaster pada kegiatan sektor sosial ekonomi yang mulai dibuka setelah adanya pelandaian kasus," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (5/1/2021).

Baca juga: Siapkan Bank Donor, Satgas Ajak Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma

Wiku mencontohkan Jepang yang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Klaster perkantoran sangat berkontribusi dalam kenaikan kasus di negeri matahari terbit tersebut.

"Keterlambatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang terulang ini dapat terjadi karena ketidaksiapan dalam melakukan mitigasi," katanya.

Gelombang baru Covid-19 menurut Wiku ditunjukkan dengan adanya kenaikan kasus secara signifikan pada suatu periode tertentu. Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di sejumlah negara tersebut menurutnya menjadi pembelajaran.

Baca juga: Harlah ke-48, Kader PPP Doakan Ulama dan Indonesia Bebas dari Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Negara yang tergolong maju dari segi penanganan kesehatan dengan fasilitas yang lengkap, nyatanya belum tentu dapat mampu menopang perkembangan kasus apabila tidak disertai dengan kepatuhan protokol kesehatan.

"Mitigasi dalam penanganan Covid-19 yang baik ini meliputi upaya kuratif melalui persiapan fasilitas kesehatan yang memadai dan utamanya upaya preventif melalui penegakan disipilin prokes yang baik," katanya.

Saat ini menurut Wiku, Indonesia berusaha sebaik mungkin untuk tidak mengalami pengulangan lonjakan kasus Covid-19. Diantaranya adalah pembuatan pedoman rekayasa pelayanan kesehatan jika terjadi lonjakan kasus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas