Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

600 Tenaga Kesehatan Meninggal Hadapi Covid-19, Menkes: Pandemi Ini Serius

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 600 tenaga kesehatan meninggal dalam menangani virus Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in 600 Tenaga Kesehatan Meninggal Hadapi Covid-19, Menkes: Pandemi Ini Serius
Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 600 tenaga kesehatan meninggal dalam menangani virus Covid-19 di Indonesia.

Ia mengatakan, ratusan nakes yang wafat tersebut menandakan makin seriusnya virus corona.

"Terus terang, ini momen dimana kita berduka, sudah lebih 600 tenaga kesehatan meninggal. Banyak yang kita kenal meninggal. Ini harus menjadi refleksi momen ini memang virus ada, pandemi ada, dan serius," tegasnya usai menerima vaksin dosis kedua dikutip dari
channel youtube Sekretariat Presiden, Rabu (27/1/2021).

Mantan wakil menteri BUMN ini menuturkan, kehilangan ratusan nakes ditambah pula angka positif kasus virus corona menyentuh satu juta, menjadikan  Kementerian Kesehatan berbenah diri dalam pelaksanaan 3T.

"Dari sisi Kementerian Kesehatan saya akan memastikan bahwa proses testing, tracing, dan treatment ini akan seluas-luasnya. Saya rasa ini momen bekerja keras sangat keras dan ekstra keras," ungkapnya.

Baca juga: Tenaga Kesehatan yang Kesulitan Mendaftar Vaksinasi Covid-19 Bisa Hubungi IDI Setempat

Diharapkan pula, masyarakat dapat terus displin dalam penerapan protokol 3M, untuk mendukung nakes yang bekerja hampir satu tahun pandemi ini.

"Sudah 600 yang wafat. Jangan sampai mereka wafat sia-sia, kita harus memastikan agar perjuangan mereka itu bisa kita teruskan," harap Budi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita harus kerja jauh lebih keras lagi, dan sangat keras. Protokol kesehatan 3M itu harus seluruh rakyat bergerak sama-sama enggak mungkin kita sendirian, kita harus bersama," sambung dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas