Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gelar Vaksinasi Massal Covid-19, Jubir : Kita Perlu Percepatan

Ke depan ungkap Nadia, pihaknya akan menggelar vaksinasi di sejumlah daerah yang cakupan vaksinasinya  agak lambat

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gelar Vaksinasi Massal Covid-19, Jubir : Kita Perlu Percepatan
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Dokter puskesmas menyuntikan vaksin Covid-19 produk Sinovac kepada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Pelindung Hewan, Jalan Pelindung Hewan, Kota Bandung, Jumat (29/1/2021). Vaksinasi Covid-19 kedua untuk tenaga kesehatan sudah mulai dilaksanakan secara bertahap, namun masih banyak tenaga kesehatan yang baru menjalani penyuntikan dosis pertama karena hambatan terkait database dan aplikasi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk 1,5 juta tenaga kesehatan dan SDM mendukung kesehatan rampung akhir Februari ini.

Untuk mempercepat pelaksanaanya Kementerian Kesehatan menggelar vaksinasi massal di sejumlah daerah.

Juru bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, vaksinasi Covid-19 dilakukan melalui dua cara.

Pertama, melalui fasilitas pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit.

"Kita membuat pelayanan vaksinasi secara rutin setiap hari Senin sampai Jumat. Bahkan ada yang Sabtu-Minggu juga memberikan pelayanan," dalam diskusi virtual bertajuk Perkembangan Terkini Vaksinasi Covid-19 di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Pemerintah Optimistis Capai Target Vaksinasi 1,5 Juta Nakes Akhir Februari

Kedua adalah membuat pos-pos vaksinasi untuk menggelar vaksinasi massal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Artinya pos vaksinasi ini untuk memberikan vaksinasi dalam jumlah yang besar sampai 1000, 2000 bahkan 4000.

Kemarin sudah kita mulai di Yogyakarta sebelumnya juga ada di DKI Jakarta melalui poltekes-poltekes juga di Surabaya," jelas perempuan berhijab ini.

Ke depan ungkap Nadia, pihaknya akan menggelar vaksinasi di sejumlah daerah yang cakupan vaksinasinya  agak lambat.

"Jadi perlu kita akselarasi, dengan mempercepat tadi (vaksinasi massal) yang disampaikan supaya kita bisa segera menyelesaikan target memberikan vaksinasi pada petugas kesehatan dan kemudian dilanjutkan pada petugas," terang dr.Nadia.

Adapun kegiatan vaksinasi massal masih akan berlangsung di sejumlah daerah.

1. Makassar akan berlangsung 2 Februari 2021 di bawah koordinasi RS Wahidin.
2. Semarang akan berlangsung pada 2 Februari 2021 di bawah koordinasi RSUP Dr. Kariadi.
3. Bandung akan berlangsung pada 3 Februari 2021 di bawah koordinasi RS Hasan Sadikin.
4. Denpasar akan berlangsung pada 4 Februari 2021 di bawah koordinasi RSUP Sanglah.
5. Manado akan berlangsung pada 5 Februari 2021 di bawah koordinasi RSUP Kandou.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menggelar vaksinasi massal kepada 3.000 tenaga kesehatan di Aula Graha Saba Permana, UGM, Kamis (28/1/2021).

Dari kegiatan tersebut, Kemenkes mendapat penghargaan Rekor Muri pelaksanaan VAKSINASI COVID-19 terbanyak di Indonesia dan pertama di Yogyakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas