Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Menkes Budi Beri Penjelasan Soal Pemberian Vaksin Covid-19 Untuk Lansia

Total Lansia yang terpapar virus corona di Indonesia memang hanya 10 persen tapi total lansia yang meninggal karena covid-19 mencapai 50 persen

Menkes Budi Beri Penjelasan Soal Pemberian Vaksin Covid-19 Untuk Lansia
Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin beri pernyataan soal pemberian vaksin covid-19 bagi orang lanjut usia (lansia) yang dapat dimulai besok, Senin (8/2/2021).

Menkes menjelaskan vaksin baru dapat diberikan pada warga Lansia dikarenakan sebelumnya vaksin Coronavac baru dapat izin emergency use authorization (EUA) dari BPOM pertama kali untuk masyarakat usia 18-59 tahun.

“Saya mendapat informasi bahwa tenaga kesehatan diatas 60 tahun sebenarnya ada sekitar 11.600 mereka belum bisa disuntik vaksin karena emergency use authorization (EUA) BPOM pertama kali untuk usia 18-59 tahun,” kata Budi Gunadi pada konferensi pers daring, Minggu (7/1/2021).

Alasan lain akhirnya pemerintah memberikan akses vaksin untuk Lansia karena resiko fatal yang mengiringi Lansia jika terkena covid-19.

Di luar negeri sendiri dijelaskan Budi Gunadi bahwa tahap pemberian vaksin covid-19 setelah dilakukan kepada tenaga kesehatan dilanjutkan pemberian vaksin kepada Lansia.

Baca juga: Alasan BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Bagi Lansia di Atas 60 Tahun

“Karena berbasis resiko. Kalau tenaga kesehatan resikonya tinggi karena sering dan banyak terekspose virus. Kalau Lansia didahulukan karena resikonya tinggi, kalau terkena, kemungkinan fatalnya besar,” kata Budi.

Berdasarkan data Kemenkes, total Lansia yang terpapar virus corona di Indonesia memang hanya 10 persen.

Namun, dari data itu total Lansia yang meninggal karena covid-19 mencapai 50 persen.

Hal itu menunjukkan resiko yang besar yang dihadapi Lansia jika terpapar covid-19 dibandingkan dengan resiko terpapar pada masyarakat usia produktif.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas