Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Vaksin Astrazeneca Segera Masuk ke Indonesia

Penny menerangkan BPOM tengah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk menyelesaikan tahapan-tahapan

Vaksin Astrazeneca Segera Masuk ke Indonesia
Tribunnews/Herudin
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan vaksin Astrazeneca sedang dalam tahap proses untuk masuk ke Indonesia.

Penny menerangkan BPOM tengah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk menyelesaikan tahapan-tahapan yang diperlukan terkait vaksin Astrazeneca.

“Sedang berproses ya, kami sudah mendapatkan secara bertahap rolling star mission dari data-datanya," ujar Penny saat diskusi virtual terkait studi Recovery oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Jumlah Tenaga Medis Jepang yang Akan Divaksinasi Covid-19 Menjadi 4,7 Juta Orang

Penny menyebut dalam waktu dekat BPOM akan mengeluarkan mengeluar Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksim Astrazeneca.

"Insyaallah dalam beberapa hari ke depan, kami sudah bisa mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) dan segera vaksin tersebut bisa masuk ke Indonesia,” ujar Penny.

Baca juga: Kementerian Agama Telah Daftarkan 158 Ribu Calon Jemaah Haji untuk Program Vaksinasi Covid-19

Izin penggunaan darurat Emergency Use listing (EUL) untuk vaksin Astrazeneca sudah keluar dari WHO. Tahapan selanjutnya adalah izin EUA dari BPOM yang saat ini sedang dalam proses. Hal itu untuk vaksin melalui jalur multilateral.

"Untuk vaksin Astrazeneca yang bilateral, sedang berproses, tetapi karena diproduksi oleh fasilitas yang berbeda nanti akan ada proses yang tersendiri lagi untuk EUA-nya," tuturnya.

Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas