Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setahun Covid-19: Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Tajam Penyebaran Virus Corona 

Wiku Adisasmito mengatakan selama pandemi di tahun 2020, peningkatan tajam  penambahan kasus positif terjadi setelah libur panjang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Setahun Covid-19: Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Tajam Penyebaran Virus Corona 
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Wiku Adisasmito 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah terhitung genap 1 tahun sejak kasus pertama dilaporkan pada 2 Maret tahun 2020 lalu.

Sejak saat itu, Pemerintah terus berupaya agar Pandemi Covid-19 dapat terkendali hingga hilang dari Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan selama pandemi di tahun 2020, peningkatan tajam  penambahan kasus positif terjadi setelah libur panjang.

"Data menunjukkan, pada September 2020 dengan kenaikan sebesar 42,3 persen atau 45.895 kasus.

Baca juga: Kenali Gejala Infeksi Mutasi Corona Baru B117 yang Masuk ke Indonesia

Hal ini kontribusi dari libur panjang pada periode 15 - 17 dan 20 - 23 Agustus 2020," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden,  Selasa, (2/3/2021).

Selain libur panjang pertengahan 2020, kenaikan tajam kasus Covid-19 juga terjadi pada periode Desember 2020-Januari 2021.

Rekomendasi Untuk Anda

Peningkatan mencapai 190.191 kasus atau meningkat lebih dari 100 persen dari bulan Oktober 2020. 

Baca juga: Wiku: Penanganan Pandemi Covid-19 Berbasis Bukti

"Ini yang paling penting untuk dicatat, bahwa ada implikasi kematian pada setiap event libur panjang yang terjadi sepanjang satu tahun kebelakang," kata Wiku.

Di luar itu kata Wiku grafik penambahan kasus Covid-19  cenderung melandai, seperti misalnya pada periode  September - Oktober dan November 2020.

"Grafiknya cenderung melandai, meskipun kasus masih bertambah," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas