Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Cegah KIPI Berat, Harus Jujur Saat Skrining Sebelum Vaksinasi Covid-19

Sebelum memasuki tahapan penyuntikan petugas vaksinasi diminta untuk melakukan skrining yang tepat kepada peserta vaksinasi.

Cegah KIPI Berat, Harus Jujur Saat Skrining Sebelum Vaksinasi Covid-19
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Reza Rahadian terlihat tegang saat akan disuntik vaksin Covid-19 di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021). Reza Rahadian menjalani skrining sebelum akhirnya disuntik vaksin. Sebelum memasuki tahapan penyuntikan petugas vaksinasi diminta untuk melakukan skrining yang tepat kepada peserta vaksinasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sebelum seseorang menerima suntikan vaksin Covid-19, calon penerima berhak mendapatkan pelayanan pra vaksinasi.

Tahapan ini merupakan penentu apakah calon penerima vaksin layak atau tidak.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menuturkan, pertama adalah calon penerima vaksin melakukan skrining mandiri yang meliputi riwayat penyakit, kontak erat, perjalanan dan konsumsi obat.

Kedua pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah daan suhu tubuh.

Baca juga: Reaksi Kemenkes Soal Satpam SMP di Tangsel Meninggal Usai Sebulan Divaksin Covid-19

Baca juga: Sekuriti SMPN di Tangsel Sakit dan Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Dokter Sebut Bukan KIPI

Ketiga adalah komunikasi terkait keamanan vaksin untuk meningkatkan rasa aman pasien.

Serta, keempat adalah penyediaan fasilitas dan pelayanan yang memberikan kenyamanan pada pasien, misalnya bilik khusus untuk menerima vaksin berhijab maupun posisi penyuntikan yang nyaman.

"Pada prinsipnya vaksin hanya diberikan untuk individu yang sehat. Tahapan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa prosedur medis yang dilakukan dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan," ujar Wiku dalam keterangannya yang dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (2/4/2021).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito tegaskan herd immunity terbentuk dengan membiarkan orang terpapar covid-19 itu keliru.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito tegaskan herd immunity terbentuk dengan membiarkan orang terpapar covid-19 itu keliru. (Covid19.go.id)

Ia menuturkan, sebelum memasuki tahapan penyuntikan petugas vaksinasi diminta untuk melakukan skrining yang tepat kepada peserta vaksinasi.

"Apabila ada yang tidak memenuhi syarat agar tidak divaksin dan kepada masyarakat peserta vaksinasi harus benar-benar memperhatikan kondisi tubuhnya sebelum menerima vaksin apabila tidak memenuhi syarat konsultasikan dengan petugas vaksinasi," ungkapnya.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas