Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kemenkes Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Siang dan Malam Hari di Bulan Ramadhan

Memasuki bulan Ramadhan nanti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tidak mengalami banyak perubahan.

Kemenkes Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Siang dan Malam Hari di Bulan Ramadhan
dok.
Kegiatan vaksinasi terhadap 6.821 orang dari lingkungan Petrokimia Gresik diikuti karyawan, tenaga alih daya, pensiunan, serta orang tua karyawan kategori lansia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Memasuki bulan Ramadhan nanti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tidak mengalami banyak perubahan.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap dilakukan mulai pagi hari.

"Tetap bisa berjalan baik vaksinasi untuk kalangan muslim dan non muslim karena sudah ada fatwanya (MUI) bahwa itu (vaksinasi) tidak membatalkan puasa," ujar Nadia dalam konferensi pers virtual yang digelar Kemenkes, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Anggota Brimob Meninggal 5 Hari Setelah Vaksin, Polda Maluku: Korban Ternyata Positif Covid-19

Ia menuturkan, Kementerian Kesehatan bersama pihak terkait telah berdiskusi bersama bahwa berdasarkan keputusan MUI merekomendasikan agar pemerintah tetap dapat melakukan vaksinasi di bulan Ramadan, demi mencegah penularan Covid 19.

"Vaksinasi yang akan dilakukan di bulan Ramadan ini nantinya akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa," ungkap perempuan berhijab ini.

Meski demikian Nadia mengungkapkan, pemerintah juga memiliki opsi untuk membuka pelaksanaan vaksinasi pada malam hari di masjid.

Baca juga: Indonesia Kembali Datangkan 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac April Ini  

"Proses vaksinasi kita tetap melakukan pada pagi hari dan mungkin malam hari jika memang diperlukan dan memungkinkan membuka pos malam hari untuk umat muslim yang berpuasa di masjid. Tapi kita tidak ingin mengganggu ibadah di bulan Ramadhan," ujar Nadia.

Tidak Perlu Persiapan Khusus

Saat berpuasa dan akan melakukan vaksinasi, calon penerima vaksin disebut Nadia tidak memerlukan persiapan khusus.

Nadia mengatakan, walaupun kondisi tubuh sedang berpuasa namun tidak berpengaruh terhadap pemberian vaksinasi.

"Bahwa puasa bukan beban, bukan menjadikan tubuh kita tidak fit atau menjadi lebih lemah. Semua rangkaian itu adalah ibadah, tidak ada persiapan khusus bagi orang yang menjalani puasa saat melakukan vaksinasi, tapi tetap istirahat cukup dan sahur," jelasnya.

Baca juga: Belanda Tangguhkan Sementara Vaksinasi dengan AstraZeneca untuk Orang di Bawah 60 Tahun

Namun jika mengalami gejala sistemik sebelum divaksinasi seperti pusing, mual, maka calon penerima dapat beristirahat.

"Kondisi berpuasa dan tidak berpuasa itu tidak ada membedakan dalam proses vaksinasi," ucap Nadia.

Berita terkait

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas