Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Apakah Setelah Divaksin, Tubuh Dapat Kebal dari Virus Covid-19? Begini Kata Dokter

Vaksin juga menjadi sangat berguna bagi orang yang berisiko terkena virus contohnya tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan

Apakah Setelah Divaksin, Tubuh Dapat Kebal dari Virus Covid-19? Begini Kata Dokter
AFP/Freepik
Ilustrasi vaksin Pfizer Vaksin Covid-19 dari Pfizer terbukti 100% efektif dalam menghentikan penyakit serius akibat virus corona pada usia 12 hingga 15 tahun. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Program vaksinasi terus dilakukan untuk meminimalisir penularan dan terbentuknya her immunity. Dimana kekebalan suatu negara harus terbentuk. 

Setidaknya untuk mencapai herd immunity, sudah harus melakukan 70% dari populasi di negara. Jika di Indonesia, setidaknya ada 180 juta penduduk yang divaksin untuk mencapai herd immunity tersebut.

Di sisi lain muncul sebuah pertanyaan apakah vaksin dapat memberi kekebalan pada tubuh dari serangan virus Corona? Menanggapi hal itu dr Muhammad Syah Abdaly, Sp. PD mengatakan jika vaksin yang disuntukkan sampai saat ini belum menjamin 100%. 

Hanya saja, yang saat ini sudah ada oleh penelitian adalah vaksin dapat mengurangi gejala berat jika tertular oleh virus. Sehingga dapat mengurangi resiko dirawat di rumah sakit hingga mengurangi angka kematian juga. 

Baca juga: Negara Kaya Diminta Bantu Percepat Akses yang Adil untuk Teknologi Penanganan Covid-19

Selain itu, vaksin juga menjadi sangat berguna bagi orang yang berisiko terkena virus contohnya tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan. Selanjutnya adalah lansia yang berusia di atas 60 tahun. Serta mereka yang menderita penyakit bawaan atau komorbid.

"Dengan adanya vaksin akan mengurangi gejala yang berat dan risiko kematian. Karenanya vaksin tetap sangat penting," katanya pada live streaming, Kamis (8/4/2021).

dr Abdaly menyarankan untuk tetap menjaga protokol kesehatan meski sudah melakukan vaksin. Bukan berarti setelah disuntik vaksin, langsung bebas jalan-jalan di antara kerumunan dan lupa untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas