Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

WNA Pemegang KITAS dan KITAP dapat Mengikuti Program Vaksin Gotong Royong

Pemberian vaksin Gotong Royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi dan pada industri padat karya.

WNA Pemegang KITAS dan KITAP dapat Mengikuti Program Vaksin Gotong Royong
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mitra Driver Gojek disuntik vaksin COVID-19 saat kegiatan vaksinasi terbesar di Kemayoran, Jakarta (29/4/2021). Kegiatan vaksinasi terbesar yang melibatkan puluhan ribu mitra driver di Jakarta ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi masif Gojek, Halodoc, dan pemerintah, untuk mempercepat vaksinasi pada kelompok masyarakat pekerja transportasi, termasuk transportasi daring yang tengah dan akan terus digelar di berbagai kota di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -  Pemerintah terus mematangkan program Vaksin Gotong Royong yang diberikan kepada para karyawan atau pekerja.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi disepakati bahwa pemberian vaksin Gotong Royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi dan pada industri padat karya.

"Juga berbasis kepada perusahaan-perusahaan yang telah mendaftarkan di KADIN," ujar Airlangga usai Ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/5/2021).

Berdasarkan arahan Presiden, kata Airlangga, warga negara asing yang memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara) dan KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) juga dapat mengikuti program vaksin Gotong Royong .

Baca juga: Vaksinasi Paramedis Jepang Dimulai, Tenaga Kesehatan Merasa Lebih Percaya Diri

Pemerintah akan mengatur harga vaksin gotong royong melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang akan segera diterbitkan.

"Kemudian terkait dengan jenis vaksin nya adalah Vaksin Sinopharm," katanya.

Pemerintah memutuskan membedakan jenis vaksin yang digunakan untuk program vaksin Gotong Royong dengan vaksin gratis pemerintah.

Untuk kebutuhan vaksin Gotong Royong sendiri pemerintah telah memesan 7,5 juta dosis yang ditargetkan tiba secara bertahap hingga Juli mendatang.

"Dan ada 5 juta dosis Cansino yang sedang dalam proses," pungkasnya.

Vaksin Gotong Royong adalah program vaksinasi yang diprakarsai Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dengan pemerintah.

Tujuan dari program tersebut yakni untuk mempercepat akses terhadap vaksin terutama di sektor usaha.

Porgram diperuntukan bagi perusahaan yang mau memberikan vaksin gratis kepada karyawannya.

Nantinya Kadin yang akan mendata perusahaan yang akan terlibat atau bergabung dalam program vaksin gotong royong.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas