Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Mobilitas ke Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Perketat Pemeriksaan Dokumen Kesehatan Pelaku Perjalan

Pemeriksaan dokumen kesehatan para pelaku perjalanan terus diperketat di hari terakhir peniadaan mudik, Senin (17/5/2021).

Mobilitas ke Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Perketat Pemeriksaan Dokumen Kesehatan Pelaku Perjalan
Tribun Jabar/ZELPHI
Petugas Polretabes Bandung meminta pengendara dengan plat nomor selain Kota Bandung untuk memeperlihatkan kelengkapan dokumen kesehatan dan izin perjalanan saat pandemi covid-19 di posko penyekatan arus balik di Bunderan Cibiru, Kota Bandung, Sabtu (15/05/2021). Posko cek poin beroperasi dalam rangka antisipasi mobilitas libur lebaran 2021 sejak 6 - 17 Mei mendatang. Dalam pelasanaannya cek poin dikomandoi oleh kepolisian dan bersinergi dengan TNI serta dibantu Dishub, Satpol PP dan tim Kesehatan serta PMI secara keseluruhan tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19. Hal tersebut seperti diungkapkan Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna. (Tribun jabar/zelphi) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemeriksaan dokumen kesehatan para pelaku perjalanan terus diperketat di hari terakhir peniadaan mudik, Senin (17/5/2021).

Ketentuan syarat perjalanan penumpang dalam negeri akan kembali mengacu pada Addendum SE Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

“Hal ini mempertimbangkan masih besarnya potensi mobilitas yang dilakukan pasca tanggal 17 Mei 2021 khususnya yang berasal dari Sumatera dan Jawa Tengah, Jawa Barat serta Jawa Timur yang masuk ke Jawa atau Jabodetabek," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya, Senin (17/5/2021).

Pelaku perjalanan baik udara, laut, kereta api dan penyeberangan wajib menunjukkan dokumen negatif Covid-19 yang berlaku 1x24 jam.

Sedangkan untuk pelaku perjalanan darat baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua), pelaksanaan tes acak Rapid Antigen akan diperpanjang khususnya di jalan nasional menuju Jabodetabek.

Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi lonjakan kasus positif Covid 19 sebagai dampak perjalanan paska lebaran yang masih akan berlangsung dalam seminggu ke depan.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19 Usai Lebaran, Mabes AL Gelar Swab Antigen untuk Seluruh Personelnya

“Hari ini kami bersama Satgas dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk untuk terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap semua penumpang dan pengguna jalan di semua moda transportasi,” katanya.

Menhub juga meminta kepada seluruh stakeholders transportasi agar memastikan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik pada fasilitas publik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara.

Jumlah petugas maupun intensitas pengawasannya juga harus ditingkatkan.

Baca juga: Jalani Tes Covid-19 di GOR Makasar Jakarta Timur, 7 Pemudik Sempat Dinyatakan Reaktif

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas