Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Hasil Studi Ungkap Pentingnya Masker dan Jaga Jarak Meski Sudah Divaksin

Beberapa negara termasuk Indonesia telah menjalani program vaksinasi Covid-19.

Hasil Studi Ungkap Pentingnya Masker dan Jaga Jarak Meski Sudah Divaksin
Freepik
Ilustrasi Memakai Masker. 

California berencana untuk menghilangkan semua pembatasan kapasitas dan persyaratan jaga jarak saat negara bagian ini kembali dibuka pada 15 Juni mendatang.

Oregon juga berencana mengumumkan untuk mengakhiri pembatasan karena pandemi, saat 70% penduduk setidaknya menerima dosis pertama vaksin Covid-19.

Studi dari Mehul Patel dan para koleganya menemukan bahwa dibutuhkan usaha yang terkoordinir untuk memaksimalkan cakupan vaksinasi dan pelaksanaan penanggulangan pandemi termasuk dengan protokol kesehatan.

“Untuk mengurangi beban Covid-19 hingga kepada tahapan yang dengan aman memungkinkan upaya meghidupkan kembali ekonomi dan kegiatan sosial,” kata Patel.

Meski demikian Patel dan timnya tidak menjelaskan dengan lebih rinci kapan titik amannya Amerika Serikat dapat menghentikan langkah pencegahan pandemi Covid-19.

“Dalam simulasi kami jika cakupan vaksinasi mencapai 75%, kami melihat tingkat infeksi virus menurun,” ujar Patel.

Baca juga: Menlu Retno Sebut Seluruh Negara Alami Keterlambatan Pengiriman Vaksin Covid-19

Juru bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mempertegas pentingnya penegakan protokol kesehatan saat vaksinasi terus dilaksanakan.

“Penanganan pandemi Covid-19 tidak tidak bisa dilakukan secara tunggal. Vaksinasi harus diiringi dengan disiplin menjalankan pr 19 ” kata dr Nadia.

Vaksinasi Covid merupakan salah satu langkah penanganan Covid orang tersebut memilliki risiko tiga kali lebih rendah terkena Covid.

Usai mendapatkan suntikan dua dosis vaksin Covid kekebalan tubuh tercipta sekitar satu bulan kemudian.

“Dari hasil uji klinis diketahui kekebalan optimal baru bisa didapatkan setelah 28 hari setelah penyuntikan,” terang dr. Nadia.

Karena itu, meski sudah divaksin jangan sampai lengah menjalankan protokol kesehatan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) serta mengurangi mobilitas dan hindari kerumuman.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas