Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Polisi Malaysia Pakai Drone Untuk Periksa Suhu Tubuh Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Polisi Malaysia menggunakan drone untuk mendeteksi orang-orang yang memiliki suhu tubuh tinggi di tengah keramaian.

Polisi Malaysia Pakai Drone Untuk Periksa Suhu Tubuh Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi: Polisi Malaysia menggunakan drone untuk mendeteksi orang-orang yang memiliki suhu tubuh tinggi di tengah keramaian. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PUTRA JAYA - Polisi Malaysia menggunakan drone untuk mendeteksi orang-orang yang memiliki suhu tubuh tinggi di tengah keramaian.

Hal itu dilakukan dalam rangka menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19 di Negeri Jiran tersebut.

Drone tersebut telah diluncurkan di negara bagian Terengganu Malaysia dalam tiga hari terakhir.

Hal ini disampaikan kepolisian negara bagian itu pada Senin melalui pernyataan resminya.

Dikutip dari laman Business Insider, Senin (7/6/2021), menurut Kepala Polisi Rohaimi Md Isa, drone itu diklaim dapat mendeteksi suhu tubuh dari ketinggian 20 meter atau 65 kaki di udara.

Baca juga: Ini Startup Pertama Terlibat Penuh dalam Vaksinasi Covid-19 di Semua Lini

Drone akan memancarkan lampu merah jika suhu yang terdeteksi mencapai angka di atas 37,5 derajat Celcius atau 99,5 derajat Fahrenheit.

"Drone ini sangat membantu," kata Rohaimi.

Sebelumnya, Malaysia telah memberlakukan sistem penguncian atau lockdown nasional ketiga pada hari Selasa lalu.

Baca juga: Di Tubuh Wanita Ini Virus Covid-19 Bermutasi 32 Kali Selama 216 Hari

Saat unit perawatan intensif (ICU) rumah sakit di negara itu berjuang untuk menahan gelombang baru kasus Covid-19 yang semakin serius.

Jumlah pasien yang dirawat di ICU pun tercatat mencapai rekor tertinggi selama 13 hari berturut-turut hingga hari Minggu kemarin.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan Slate pada Mei 2020, di awal pandemi, pihak berwenang di India, Italia, Oman, Amerika Serikat (AS) dan China pun telah bereksperimen dengan drone untuk memantau suhu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Terkendali, Pemerintah Harap Kepatuhan Penggunaan Masker Meningkat

Namun metode itu kemudian menuai kritikan dari banyak pihak.

Kepolisian di Connecticut, AS membatalkan rencana penggunaan drone yang berfungsi memantau suhu tubuh dan melacak jarak antara orang, karena alasan privasi dari penduduk setempat.

Sedangkan kepolisian Malaysia telah menggunakan drone dalam lockdown sebelumnya, untuk menyampaikan peringatan agar warga tetap tinggal di dalam rumah.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas