Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Stafsus Presiden: Transportasi Menjadi Tantangan Percepatan Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas.

Stafsus Presiden: Transportasi Menjadi Tantangan Percepatan Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia mendorong kelompok rentan terutama penyadang disabilitas mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus Presiden) Angkie Yudistia telah bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, pada Senin kemarin (7/6/2021).

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas.

“Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan pada waktu bulan April, SE itu diberikan kepada masing-masing kepala daerah dan juga sentra-sentra vaksinasi, untuk segera dipercepat. Karena kita mengetahui bahwa (penyandang) disabilitas ini adalah kelompok rentan yang sangat rentan terpapar Covid-19 , jadi diharapkan untuk segera dipercepat sesuai dengan SE itu,” ujar Angkie dikutip dari Sekretariat Kabinet, Selasa, (8/6/2021).

Angkie menekankan, yang perlu disadari dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas tersebut adalah  setiap penyandang disabilitas memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

“Kita ketahui bahwa kebutuhan penyandang disabilitas itu berbeda-beda; penyandang disabilitas sensorik, motorik, intelektual, mental, dan ganda, masing-masing memiliki kebutuhannya,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Angkie, pemerintah harus dapat berkoordinasi dengan berbagai komunitas, baik komunitas disabilitas maupun komunitas pendukungnya (support system), sehingga diperoleh data yang terverifikasi dan valid.

Terkait pelaksanaan vaksinasi sendiri, tutur Stafsus Presiden ini, hal yang paling menantang dalam percepatan vaksinasi bagi para penyandang disabilitas adalah masalah transportasi.

“Bagaimana penyandang disabilitas bisa ke tempat vaksinasi, ini menjadi tantangan, atau tenaga kesehatan yang mendatangi panti atau penyandang disabilitas. Itu semua disesuaikan dengan kebijakan dari daerah masing-masing,” ujarnya.

Angkie berharap dengan telah diterbitkannya SE Kementerian Kesehatan tersebut maka percepatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas di setiap daerah dapat segera dilaksanakan

“Kita kickoff kemarin tanggal 2 Juni, sebanyak 500 ribu lebih penyandang disabilitas yang divaksin secara serentak. Dengan kickoff ini, diharapkan daerah-daerah lain dapat menyusul,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas