Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Tinjau Vaksinasi 2 Ribu Orang di Lamongan, Panglima TNI: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan

Sebanyak dua ribu orang tersebut menerima vaksin dalam empat gelombang dengan jumlah per gelombang 500 orang.

Tinjau Vaksinasi 2 Ribu Orang di Lamongan, Panglima TNI: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan
Tribunnews/Herudin
Ilustrasi: Warga yang berusia 18 tahun ke atas mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2021). Masyarakat berusia 18 tahun ke atas di?DKI Jakarta?kini bisa mendapatkan vaksinasi?Covid-19?seiring dengan perluasan sasaran penerima vaksin. Vaksinasi bisa didapatkan oleh masyarakat yang memiliki KTP atau berdomisili atau bekerja di Jakarta. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi di alun-alun Kabupaten Lamongan pada Kamis (10/6/2021).

Setelah memimpin Gelar Pasukan Satgas Penanganan Covid-19, Hadi dan rombongan meninjau vaksinasi yang diikuti oleh dua ribu orang.

Sebanyak dua ribu orang tersebut menerima vaksin dalam empat gelombang dengan jumlah per gelombang 500 orang.

Baca juga: Jumat Ini, Indonesia Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Untuk Vaksinasi Gotong Royong

Total 100 vaksinator terlibat dalam kegiatan tersebut.

Mereka di antaranya berasal dari TNI 38 orang, Polri 22 orang, dan Dinas Kesehatan 40 orang.

Menurut Hadi saat ini terjadi peningkatan angka kasus aktif secara signifikan di berbagai daerah.

Baca juga: AS akan Sumbangkan 500 Juta Dosis Vaksin Pfizer ke Seluruh Dunia, Diberikan ke 92 Negara Berkembang

Hal tersebut, kata dia, menandakan bahwa masih perlunya peningkatan upaya untuk membangun kesadaran masyarakat untuk selalu disiplin dan tidak mengabaikan protokol kesehatan yakni dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Dengan demikian Protokol Kesehatan (Prokes) tetap harus terus dijalankan meskipun program vaksinasi sudah berjalan sejak Januari 2021,” kata Hadi dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Kamis (10/6/2021).

Baca juga: DKI Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Umum, Kemenkes Beri Catatan Ini

Dalam kesempatan tersebut, Hadi juga menegaskan Prajurit TNI-Polri akan terus membangun kesadaran masyarakat melalui fungsi Posko PPKM skala mikro untuk menerapkan Prokes dengan disiplin.

Selain itu disertai optimalisasi pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) agar kasus positif dapat diketahui dengan segera dan diambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merawat dan mencegah penularan lebih luas.

Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas