Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Berlangsung 10 Hari, Polda Metro Jaya Sebut Sudah 150 Ribu Orang Divaksinasi

Polda Metro Jaya mengklaim pihaknya telah menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal sejak 10 hari lalu. Hingga hari ini, total sudah mencapai 150 rib

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Berlangsung 10 Hari, Polda Metro Jaya Sebut Sudah 150 Ribu Orang Divaksinasi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana pemberian vaksin masal yang di laksanakan di Unvesitas Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (29/6/2021). Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menggelar vaksinasi Covid-19 massal Teraskota Mall BSD atau Universitas Pamulang atau Bintaro Xchange. Vaksinasi ini dibuka untuk lansia, pra lansia, tenaga pendidik dan warga umum dengan usia 18 tahun ke atas. Syarat untuk bisa mengikut vaksinasi ini yaitu KTP Kota Tangerang Selatan. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengklaim pihaknya telah menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal sejak 10 hari lalu. Hingga hari ini, total sudah mencapai 150 ribu orang divaksin

"Jadi per hari 15.000 orang kita vaksinasi. Kegiatan vaksinasi massal ini sudah dilakukan sejak 10 hari lalu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat meninjau vaksinasi di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Fadil menambahkan angka tersebut belum ditambah vaksinasi yang sudah lebih dulu dilakukan, baik yang dikerjakan secara mandiri maupun kolaborasi dengan pihak swasta.

"Kalau ditotal sejak 10 hari lalu yang per harinya 15.000 berarti sudah 150 ribuan orang kita vaksin," tegasnya.

Fadil sendiri tetap mengimbau agar masyarakat yang sudah divaksin, tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Kata Kapolres Lebak soal Alasan Sejumlah TKA China Ditolak saat Minta Divaksin Covid-19

Lebih lanjut, Fadil bicara soal skema vaksinasi yang dilakukan, di mana jumlah orang yang masuk ke dalam ruangan untuk penyuntikan dipisahkan dengan orang yang menunggu.

"Yang datang langsung kita siapakan ruang tunggu yang luas, pisahkan antara menunggu dan yang hendak vaksinasi, sehingga tidak menumpuk," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selaij itu, Fadil menyebu jumlah vaksinator pun ditambah untuk mendorong agar vaksinasi bisa selesai dalam target yang ditentukan.

"Setiap tempat di 8 titik taregtnya 500 orang per hari, rata-rata bisa sampai 700 orang," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas