Tribun

Virus Corona

PT Taspen Gelar Vaksinasi Covid-19 Anak, Menteri Agama: Vaksinasi Bukan Obat, Tapi. . .

Kegiatan vaksinasi ini digelar selama 10 hari kedepan, dan rencananya ditargetkan 100 dosis dalam sehari. 

Penulis: Ferryal Immanuel
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PT Taspen Gelar Vaksinasi Covid-19 Anak, Menteri Agama: Vaksinasi Bukan Obat, Tapi. . .
Tribunnews.com, Ferryal Immanuel
Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas saat menghadiri vaksinasi Covid-19 di PT. Taspen (Persero), Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Taspen (Persero) melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 anak usia 12-17 tahun di Kantor Pusat Taspen, Jakarta. 

Vaksinasi Covid-19 tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan didampingi Ibu Mentri Agama, Hj. Eny Yaqut Cholil.

Kegiatan vaksinasi ini digelar selama 10 hari kedepan, dan rencananya ditargetkan 100 dosis dalam sehari. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama (Dirut) PT. Taspen, Antonius NS Kosasih, seluruh jajaran komisaris dan jajaran direksi," ungkap Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (15/7/2021). 

Yaqut menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan sesuatu hal yang baik guna mendukung pemerintah, menekan kasus Covid-19 di Indonesia. 

"Saya berterima kasih kepada PT. Taspen karena mau berkontribusi dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia," tuturnya. 

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Orangtua untuk Jaga Kesehatan Mental Anak di Masa Pandemi

Yaqut mengungkapkan bahwa vaksinasi Covid-19 bukan merupakan obat akan tetapi merupakan pertahanan atau tameng agar mengurangi resiko terpapar Covid-19

"Saya imbau kepada seluruh anak-anak yang menerima vaksinasi Covid-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas," ungkapnya 

"Jangan setelah vaksin, tidak taat kepada protokol kesehatan (prokes)," ungkapnya 

Ia meminta kepada seluruh anak-anak untuk berdoa agar pandemi Covid-19 dapat segera selesai di Indonesia bahkan di Dunia. 

berita POPULER
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas