Tribun

Virus Corona

Pekerja Sektor Informal Terdampak PPKM Darurat Bakal Dapat Bantuan Beras 5 Kilogram

Kementerian Sosial bakal memberikan bantuan beras sebesar 5 kilogram kepada masyarakat.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Pekerja Sektor Informal Terdampak PPKM Darurat Bakal Dapat Bantuan Beras 5 Kilogram
HENDRI (HEN)/SERAMBI/HENDRI
Ilustrasi bantuan beras- Kementerian Sosial bakal memberikan bantuan beras sebesar 5 kilogram kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial bakal memberikan bantuan beras sebesar 5 kilogram kepada masyarakat.

Bantuan diberikan kepada masyarakat pekerja sektor informal yang tidak bisa bekerja karena terdampak PPKM Darurat.

Para penerima di antaranya pedagang kaki lima, pemilik warung, pengemudi ojek, pekerja lepas, dan sebagainya di Jawa dan Bali.

"Data penerima bantuan beras 5 kilogram ini dari usulan pemerintah daerah. Penerima adalah mereka yang tidak menerima atau di luar penerima 3 jenis bansos reguler, yakni PKH, BPNT/Kartu Sembako dan BST," kata Risma melalui keterangan tertulis, Minggu (18/7/2021).

Bantuan beras disalurkan melalui Dinsos Kabupaten Kota untuk warga terdampak Covid-19 di seluruh Kab/Kota di wilayah Jawa dan Bali.

"Masing-masing mendapatkan bantuan 3.000 paket 5 kg untuk 122 kabupaten kota, dan 6.000 paket 5 kg untuk enam ibukota provinsi,” kata Risma.

Selain itu, Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog menyalurkan beras dengan total volume sebesar 200.000.000 kilogaram untuk 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST dengan paket besar 10 kg per KPM.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Kemenhub Temukan 11 Jenis Pelanggaran yang Kerap Dilakukan Penyedia Armada Bus

"Yang menyalurkan Perum Bulog, Kemensos hanya mengirimkan data penerima kepada Menkeu. Tujuan penyaluran beras untuk memenuhi sebagian kebutuhan pokok para KPM yang terdampak pandemi,” kata Risma.

Kemensos mengoptimalisasi program bansos reguler, yakni PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan BST.

PKH salur tahap ketiga yakni untuk bulan Juli-Agustus-September, disalurkan pada Juli 2021.

Baca juga: Aturan Takbiran dan Sholat Idul Adha 2021 saat PPKM Darurat, Ini Anjuran Menag

Kemensos mencairkan BST untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama 2 bulan yakni Mei Juni yang cair pada Juli.

Kemudian BPNT/Kartu Sembako untuk 18,8 juta KPM. Anggaran untuk PKH sebesar Rp28,3 triliun, dan BPNT/Kartu Sembako sebesar Rp42,3 triliun yang disalurkan melalui Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Sementara untuk BST anggaran sebesar Rp15,1 triliun yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas