Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Pemprov DKI Segera Berikan Vaksin Dosis Ketiga Pada Nakes

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan segera melakukan suntikan vaksin dosis ketiga atau booster bagi para tenaga kesehatan.

Pemprov DKI Segera Berikan Vaksin Dosis Ketiga Pada Nakes
Reza Deni/Tribunnews.com
Vaksinasi di DKI Jakarta terus digencarkan. Di wilayah Jakarta Barat, Ciputra Group menggelar vaksinasi massal dalam rangka ulang tahun ke-40. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan segera melakukan suntikan vaksin dosis ketiga atau booster bagi para tenaga kesehatan.

"Insya Allah nanti akan ada booster bagi nakes ya, yang akan segera disuntikan," terang Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balaikota DKI, Jakarta Pusat Senin (2/8/2021).

Kendati demikian Riza tak merinci kapan pelaksanaannya.

Ia hanya menegaskan bahwa Pemprov DKI ingin tetap menjaga nakes dalam stamina dan kesehatan yang baik. Sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal.

"Prinsipnya kita ingin seluruh nakes kita terjaga dengan baik staminanya kesehatannya tentu keselamatannya, berbagai upaya kita akan kerjakan untuk memastikan seluruh nakes kita bisa hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan pelayanan terbaik," kata dia.

Diketahui, Kementerian Kesehatan menegaskan vaksinasi dosis ketiga (booster) saat ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19.

Baca juga: 70 Juta Dosis Vaksin Tiba Agustus Ini, Menkes Yakin Target  2 Juta Vaksinasi Per Hari Tercapai

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr.Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, target sasaran nakes sebagai penerima vaksin booster sekitar 1,5 juta orang.

Adapun peruntukan booster tidak untuk masyarakat umum mengingat keterbatasan pasokan vaksin, serta masih ada lebih dari 160 juta penduduk belum mendapatkan suntikan.

"Suntikan ketiga atau booster hanya diperuntukan untuk tenaga kesehatan, termasuk tenaga pendukung kesehatan,” kata dr. Nadia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas