Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ade Terima BST Rp 600 Ribu, Tapi Didatangi Perangkat Desa yang Kemudian Memintanya Rp 300.000

Meski larangan pemotongan bantuan sosial tunai (BST) telah diberlakukan, namun pada kenyataannya praktik tersebut

Ade Terima BST Rp 600 Ribu, Tapi Didatangi Perangkat Desa yang Kemudian Memintanya Rp 300.000
Cikwan Suwandi/Tribun Jabar
Ade Munim (42), warga Dusun Pasirtalaga RT03/01 Desa Pasirtalaga, Kecamatan Majalaya, Karawang mengaku uang bantuan sosial tunai (BST)-nya dipotong separuh. 

Ia mengakui tidak mengetahui isi surat tersebut dan tidak dijelaskan tujuan surat pernyataan itu.

"Saya kira untuk dapat BST harus tanda tangan. Namanya buru-buru, saya tanda tangan dan tidak ada penjelasan," katanya.

Ade menyayangkan adanya pemotongan uang bantuan sosial tunai. Seharusnya, ucap dia, sebelum melakukan pemotongan untuk warga terpapar dan terdampak Covid-19, terlebih dahulu ada musyawarah dengan warga.

"Kalau misalnya sumbangan itu kan seharusnya diadakan musyawarah dulu," katanya.

Ia berharap kejadian serupa tidak lagi terulang.

Menurutnya uang bantuan sosial tunai merupakan hak dari warga yang sangat membutuhkan bantuan tersebut.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Bantuan Tunai Dipotong, Ade Sudah Pegang Rp 600 Ribu, Perangkat Desa Minta Separuh

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas