Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Berdasarkan Assessment Mingguan, 12 Kabupaten Kota Ini Kini Berstatus PPKM Level 3

Wiku Adisasmito mengatakan penurunan level tersebut berdasarkan assessment yang dilakukan mingguan.

Berdasarkan Assessment Mingguan, 12 Kabupaten Kota Ini Kini Berstatus PPKM Level 3
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Dalam masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di Jawa-Bali hingga 9 Agustus 2021, terdapat 12 kabupaten/kota yang turun level menjadi level 3.

Kabupaten atau kota tersebut di antaranya, Kota Serang, Kabupaten Karawang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Jepara, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pati, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Banjarnegara.

Selain itu Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Bojonegoro.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penurunan level tersebut berdasarkan assessment yang dilakukan mingguan dengan memperhatikan dua indikator.

"Yakni laju penularan dan respon kesehatan per daerah," katanya dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube BNPB, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Satgas Ungkap Penyebab Meningkatnya Kematian Covid-19 pada Usia Produktif

Untuk menentukan laju penularan Covid-19 ada tiga aspek yang dipertimbangkan yaitu jumlah kasus konfirmasi, jumlah perawatan rumah sakit, dan kematian.

Begitu juga untuk menentukan indikator respon kesehatan terdapat tiga aspek yang dipertimbangkan yaitu besarnya positivity rate yaitu jumlah hasil positif dari total testing yang dilakukan, lalu kemampuan tracing atau penelusuran kontak erat, dan terakhir bed occupancy rate atau tingkat keterisian tempat tidur.

Baca juga: Kasus Aktif Turun untuk Pertamakalinya di Awal Agustus Setelah Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran

"Selanjutnya kombinasi kedua nilai akhir tersebutlah yang menentukan level setiap kabupaten/kota," katanya.

Hanya saja kata Wiku terdapat perbedaan penilaian pada wilayah aglomerasi Jawa-Bali, yakni menyamaratakan level seluruh kabupaten/kota menjadi level 4 jika mayoritas daerah dalam satu aglomerasi berada dalam level 4.

"Hal ini menimbang tingkat mobilitas antar daerah aglomerasi yang tinggi," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas