Tribun

Penanganan Covid

Pemerintah Sebut Vaksin Johnson and Johnson Bakal Masuk Indonesia Bulan Depan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Vaksin Johnson and Johnson bakal tiba di Indonesia bulan depan.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Pemerintah Sebut Vaksin Johnson and Johnson Bakal Masuk Indonesia Bulan Depan
Frederic J. BROWN / AFP
Botol vaksin Johnson & Johnson Janssen Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Vaksin Johnson and Johnson bakal tiba di Indonesia bulan depan.

Budi mengatakan bahwa kedatangan vaksin Johnson and Johnson berdampak pada strategi program vaksinasi di Tanah Air.

Sebab Vaksin Covid-19 Johnson and Johnson ini hanya perlu satu kali suntikan.

Namun Budi belum merinci berapa banyak dosis vaksin Johnson and Johnson yang akan tiba.

Baca juga: Menkes: Hampir 450 Ribu SDM Kesehatan Sudah Divaksin Booster, Paling Banyak di Bali

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (25/8/2021).

"Jenis vaksin yang datang itu cukup beragam sehingga nanti memang membutuhkan seni sendiri, bagaimana kita bisa mengatur vaksinasinya dengan benar," ujar Budi.

"Karena contohnya kita akan kedatangan (vaksin) Johnson and Johnson itu dari Belanda itu tergeser ke bulan depan. Itu kan vaksin yang hanya cukup vaksin disuntik satu kali," imbuhnya.

Lebih lanjut, Budi menyebut di bulan Agustus ini, Indonesia menyuntikkan tiga jenis vaksin Covid-19.

Selain Sinovac, ada vaksin Pfizer dan AstraZeneca.

"Dan ini akan datang Pfizer Astrazeneca, Sinovac, ini akan datang bersamaan di bulan ini jadi kita harus menyuntikkan tiga jenis vaksin di bulan ini," tandasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas