Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Luhut Bahas Bedanya Penanganan Krismon 98 dengan Pandemi Covid-19

Luhut menekankan bank-bank pelat merah membuat program kredit digital bagi para bank UMKM untuk mendukung permodalan di masa krisis pandemi 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Luhut Bahas Bedanya Penanganan Krismon 98 dengan Pandemi Covid-19
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dalam peluncuran Buku Tentara Kok Mikir: Inspirasi Out of the Box Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Kantor Lemhannas RI, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membahas perbedaan penanganan krisis moneter 1998 dibandingkan pandemi Covid-19.

Luhut mengatakan,  pemerintah kala itu dengan saat ini berbeda dalam menyalurkan dana.

"Penanganan covid-19 hari ini dibanding masalah ekonomi 98 dana yang disalurkan beda sekali.

Tahun 98 pemerintah banyak merescue bank-bank, tahun ini pemerintah merescue rakyat kecil," ucapnya dalam webinar, Kamis (26/8/2021).

Ia menyampaikan pelaku UMKM menjadi fokus pemerintah dalam menyalurkan dana bantuan.

Baca juga: Presidum PENA 98: Baju Adat Baduy yang Dipakai Jokowi Simbol Perjuangan Hak, Budaya Asli Indonesia

Menurutnya, UMKM menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

Secara grafik, usaha rakyat ini paling cepat rebound ketimbang sektor usaha lainnya.

"Tanpa UMKM ekonomi kita tidak bisa seperti sekarang. Ekonomi kita yang agak rebound cepat adalah UMKM.

Kita terus mendorong penggunaan QRIS," tuturnya.

Baca juga: Luhut Tegaskan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Mutlak Warga Berkegiatan

Luhut menekankan bank-bank pelat merah membuat program kredit digital bagi para bank UMKM untuk mendukung permodalan di masa krisis pandemi 

"Target serapannya ini Rp 16 triliun pada 2024.

Jadi saya katakan UMKM harus tumbuh bergerak dan kuat.

Kita harus bahu membahu menolong ini. Pemerintah ada untuk Anda," tutur Luhut.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas