Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokter Sarankan Tetap Kontrol Kesehatan Pasca-Negatif Covid-19

Selain tetap disiplin protokol kesehatan dan makan gizi seimbang, memonitor kesehatan tubuh juga menjadi penting.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dokter Sarankan Tetap Kontrol Kesehatan Pasca-Negatif Covid-19
(Shutterstock/Petovarga)
Ilustrasi virus corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasca mendapatkan hasil tes PCR negatif, tubuh tidak dengan otomatis dapat kembali normal.

Seperti dilansir dari The Pharmacy Times, disebutkan 87,4 persen orang yang pulih dari infeksi Covid-19 masih melaporkan mengalami setidaknya satu gejala seperti kelelahan dan sesak napas.

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS dalam talkshow baru-baru ini mengatakan, lama waktu yang diperlukan untuk proses penyembuhan Covid-19 berbeda-beda bagi setiap orang.

"Untuk yang bergejala ringan, biasanya butuh waktu pemulihan sekitar dua minggu, sedangkan mereka yang punya gejala parah atau bahkan kritis membutuhkan waktu hingga tiga sampai enam minggu," kata dr.Irwan.

Saat sembuh dari Covid-19, ada hal yang harus diperhatikan.

Baca juga: Panglima TNI Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Merauke

Selain tetap disiplin protokol kesehatan dan makan gizi seimbang, memonitor kesehatan tubuh juga menjadi penting.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ketahui gejala yang masih dialami dan berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa perkembangan lanjutan kesehatan," imbuh dia.

Ia melanjutkan, berdasarkan beberapa penelitian, pasien yang telah sembuh dari Covud-19 memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap penyakit lainnya, setidaknya dalam waktu singkat.

"Selain gejala fisik, ternyata penyintas Covid-19 juga kerap mengalami gejala emosional," ungkap dr.Irwan.

Berdasarkan laporan ilmiah yang dipublikasikan oleh US Pharm pada tahun 2021, pasien yang pernah memiliki riwayat positif Covid-19 disebutkan memiliki tendensi untuk menderita kecemasan, disregulasi emosi, dan perburukan kondisi mental yang sebelumnya sudah ada. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas