Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemakaian Masker pada Anak, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Berikut ulasan mengenai pemakaian masker pada anak yang dikutip dari web resmi www.who.int.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Katarina Retri Yudita
zoom-in Pemakaian Masker pada Anak, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Masker kini menjadi barang penting di tengah pandemi. Bagi orang dewasa tentu sudah terbiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, namun membiasakan diri kepada anak adalah tugas dari orang tua. Salah satu tips agar anak terbiasa mengenakan masker adalah memastikan anak tahu mengapa dia disarankan mengenakan masker, yang pada dasarnya untuk menjaga diri mereka sendiri dan orang lain agar tetap aman, pastikan masker nyaman dipakai oleh anak. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM - Banyak orang yang masih bertanya-tanya mengenai pemakaian masker pada anak.

Sebagian orang berpikir anak-anak tidak diwajibkan untuk memakai masker.

Lantas, bagaimana sebenarnya? Apakah anak-anak diwajibkan mengenakan masker atau tidak?

Berikut ulasan mengenai pemakaian masker pada anak, dikutip dari web resmi www.who.int:

Baca juga: Bantu Komunikasi Sahabat Tuli, Bowin dan Surya Sahetapy Luncurkan Masker Khusus

Baca juga: 3 Varian Masker Skrineer Premium Bantu Masyarakat Tangkal Varian Baru Virus Corona

Apakah anak-anak sebaiknya memakai masker?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan masyarakat untuk berkonsultasi dan mematuhi peraturan daerah setempat.

Kelompok pakar internasional dan bidang terkait yang dibentuk WHO mendalami soal penyakit dan transmisi Covid-19 pada anak serta penggunaan masker pada anak-anak.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan beberapa faktor, seperti kebutuhan psikososial dan tahapan penting dalam pertumbuhan anak-anak, WHO dan UNICEF menganjurkan penggunaan masker untuk anak usia 6-11 dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

- Apakah terjadi transmisi meluas di daerah tempat anak tinggal;

- Kemampuan anak untuk menggunakan masker secara aman dan tepat;

- Pencucian dan penggantian masker di lingkungan-lingkungan tertentu (seperti sekolah dan layanan anak);

- Pengawasan dan instruksi yang memadai dari orang dewasa untuk anak mengenai cara mengenakan, melepas, dan memakai masker secara aman;

- Kemungkinan dampak pemakaian masker pada pertumbuhan pembelajaran dan psikososial, dengan dikonsultasikan kepada guru, orang tua/pengasuh, dan/atau penyedia layanan medis;

- Lingkungan dan interaksi anak dengan orang lain yang berisiko tinggi mengalami penyakit serius, seperti orang lansia dan orang dengan kondisi penyakit penyerta.

Baca juga: Sebut Masker Bisa Memicu Keracunan Karbon Monoksida, Dokter di Oregon Kehilangan Lisensinya

Baca juga: dr Reisa Ajak Masyarakat Pakai Masker Ganda dan Skrining Pribadi Sebelum Bepergian

WHO dan UNICEF menganjurkan agar anak-anak berusia 12 tahun dan di atas 12 tahun mengenakan masker seperti orang dewasa, terutama apabila dengan kondisi sulit untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain dan terjadi transmisi meluas di daerahnya.

Apakah ada situasi di mana anak-anak berusia 5 tahun dan di bawah 5 tahun dapat memakai atau diwajibkan memakai masker?

Secara umum, anak-anak berusia 5 tahun dan di bawah 5 tahun sebaiknya tidak diwajibkan memakai masker.

Anjuran ini didasarkan pada keamanan dan kepentingan seluruh anak serta kemampuan menggunakan masker secara benar tanpa banyak dibantu.

Ada pula persyaratan setempat bagi anak berusia 5 tahun dan di bawah 5 tahun untuk memakai masker dengan memperhatikan kebutuhan tertentu di lingkungan-lingkungan tertentu, seperti saat di dekat orang sakit.

Dalam keadaan-keadaan ini, apabila anak memakai masker, orang tua atau orang lain harus dapat mengawasi langsung penggunaan masker agar tetap aman.

Apakah anak-anak dengan kondisi disabilitas sebaiknya memakai masker?

Penggunaan masker untuk anak-anak segala usia yang mengalami gangguan pertumbuhan, disabilitas, atau kondisi kesehatan tertentu lainnya sebaiknya tidak diwajibkan dan dipertimbangkan sesuai kasus yang dialami.

Hal tersebut bisa dilakukan oleh orang tua, pengawas, pendidik, dan/atau penyedia layanan medis anak.

Dalam keadaan apapun, anak-anak dengan gangguan kognitif atau pernapasan yang parah dan mengalami kesulitan untuk menggunakan masker sebaiknya tidak diwajibkan memakai masker.

Apakah anak-anak yang mengalami masalah kesehatan atau kondisi medis yang mengganggu sistem imunnya sebaiknya memakai masker?

Anak-anak dengan kondisi penyakit penyerta seperti fibrosis kistik atau kanker, sebaiknya memakai masker medis sesuai konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

Masker medis memberikan perlindungan bagi pemakai masker sekaligus melindungi transmisi ke orang lain.

Masker medis disarankan bagi setiap orang yang memiliki kondisi penyakit penyerta dan membuat mereka lebih berisiko mengalami penyakit serius.

Masker jenis apa yang sebaiknya dipakai anak-anak?

Anak-anak yang sehat dapat memakai masker nonmedis atau kain.

Masker jenis ini dapat menghalangi penyebaran virus kepada orang lain jika pemakainya memang terinfeksi virus, tetapi tidak menyadarinya.

Orang dewasa yang menyediakan masker ini harus memastikan, masker kain memiliki ukuran yang pas serta cukup untuk menutup hidung, mulut, dan dagu pada anak.

Anak-anak dengan kondisi kesehatan penyerta seperti fibrosis kistik, kanker, atau imunosupresi, sebaiknya menyesuaikan dengan berkonsultasi kepada penyedia layanan medis terkait pemakaian masker medis.

Masker medis mengendalikan penyebaran virus dan melindungi pemakainya, serta disarankan bagi setiap orang yang berisiko mengalami penyakit Covid-19 parah.

Bagaimana sebaiknya anak-anak memakai masker?

Anak-anak perlu mengikuti pedoman pemakaian masker seperti halnya pemakaian pada orang dewasa.

Hal ini termasuk menggunakan hand sanitizer atau yang mengandung alkohol selama minimal 20 detik.

Selain itu juga mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun minimal 40 detik sebelum mengenakan masker.

Anak-anak perlu diajarkan cara memakai masker seara benar, seperti tidak menyentuh bagian depan masker dan tidak menarik masker ke bawah dagu atau ke dalam mulut.

Anak-anak juga perlu menyimpan masker dalam wadah tertentu.

Selain itu, masker anak tersebut tidak boleh digunakan oleh orang lain.

Apakah anak sebaiknya memakai masker di rumah?

Setiap anak yang mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan Covid-19 sebaiknya selalu memakai masker medis.

Anak harus diisolasi dan diberi pertolongan medis segera setelah merasa tidak sehat, sekalipun dengan gejala yang ringan.

Anggota keluarga/pengasuh di rumah berada dalam jarak 1 meter dari anak yang sakit pun sebaiknya memakai masker.

Apabila ada anggota rumah yang sakit atau dinyatakan positif Covid-19 juga harus diisolasi.

Jika anak di rumah berada dalam jarak 1 meter dari orang yang sakit tersebut, baik orang dewasa maupun anak tersebut harus memakai masker medis pada saat itu.

Apakah guru atau orang dewasa lain yang bekerja berdampingan dengan anak-anak sebaiknya memakai masker?

Semua orang dewasa yang berusia di bawah 60 tahun dengan kondisi sehat di daerah dengan transmisi yang meluas sebaiknya memakai masker kain.

Hal ini dilakukan apabila kondisi sulit untuk menjaga jarak 1 meter dari orang lain, terutama bagi orang dewasa yang bekerja berdampingan dengan anak-anak.

Kemungkinan dapat terjadi adanya kontak erat dengan anak-anak.

Kemudian orang dewasa berusia 60 tahun atau lebih, atau yang mengalami kondisi penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, atau kanker paru-paru, sebaiknya memakai masker medis.

Hal ini dikarenakan adanya peningkatan risiko penyakit Covid-19 yang dinilai serius.

Apakah anak-anak sebaiknya memakai masker saat bermain, berolahraga, atau beraktivitas fisik lainnya?

Anak-anak sebaiknya tidak memakai masker saat berolahraga atau saat melakukan aktivitas fisik seperti berlari, melompat, atau bermain di tempat bermain.

Hal ini dilakukan agar pernapasannya tidak terganggu.

Dalam aktivitas yang dilakukan oleh anak-anak, penting untuk tetap menekankan protokol kesehatan.

Orang dewasa harus selalu mendampingi anak-anak untuk selalu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, membatasi jumlah anak lainnya yang bermain bersama, serta memperhatikan sarana mencuci tangan yang tersedia.

Apakah ada alternatif selain masker kain seperti pelindung wajah (face shield)?

Dalam konteks Covid-19, sebagian anak-anak mungkin tidak dapat memakai masker akibat kondisi disabilitas atau situasi-situasi tertentu seperti pelajaran berujar di mana guru perlu melihat mulut anak-anak.

Pelindung wajah (face shield) dapat menjadi pertimbangan untuk alternatif lain selain masker.

Namun, pelindung wajah tidak memberikan perlindungan yang setara untuk mencegah transmisi virus kepada orang lain.

Jika menggunakan pelindung wajah, harus dipastikan pelindung wajah tersebut menutupi seluruh wajah, melengkung ke samping wajah, dan mencapai bawah dagu.

Pemakaian pelindung wajah harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari patahnya pelindung wajah yang dapat membuat mata atau wajah menjadi terluka.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas