Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia Siap Berperan Aktif Dalam Penanganan Covid-19 di Dunia

Wiku Adisasmito mengatakan penanganan pandemi Covid-19 di tingkat global baru dapat dikatakan berhasil apabila semua negara merdeka dari pandemi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Indonesia Siap Berperan Aktif Dalam Penanganan Covid-19 di Dunia
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan penanganan pandemi Covid-19 di tingkat global baru dapat dikatakan berhasil apabila semua negara merdeka dari pandemi.

Karenanya akselerasi penanganan Covid-19 di tingkatan global menjadi kunci untuk dibukanya kembali mobilisasi dan pemulihan ekonomi global.

"Indonesia siap berperan aktif di tingkat dunia dalam penyusunan arsitektur global sistem ketahanan kesehatan yang baru dan penyusunan sistem keuangan untuk mendukung negara-negara berkembang yang mengalami masalah kesehatan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (28/9/2021).

Wiku menambahkan, Indonesia telah menyampaikan sejumlah pesan penanganan Covid-19 dalam Global Covid-19 Summit di sela-sela Sidang Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

Baca juga: Varian R1 Meluas di AS, Satgas Covid-19 Ingatkan Masyarakat Konsisten Protokol Kesehatan

Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo secara virtual di hadapan para pemimpin dunia.

Adapun beberapa pesan penting yang disampaikan Presiden Joko Widodo di antaranya;

Rekomendasi Untuk Anda

Pertama, perlu segera dibangun arsitektur sistem ketahanan kesehatan global yang baru.

Kedua, perlu segera dibangun mekanisme global untuk sumber daya kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh negara terutama negara-negara berkembang dalam menghadapi krisis kesehatan.

Baca juga: Kasus Covid Merangkak Lagi, Berikut Sebaran 2.057 Kasus di Indonesia Per 28 September 2021

Ketiga, diperlukan susunan protokol kesehatan standar agar semua aktivitas global baik itu transportasi, pertemuan atau acara-acara lainnya bisa mengikuti standar protokol yang sama.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas