Tribun

1.199.250 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Ahmad Yani

Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin untuk kepentingan vaksinasi nasional.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
1.199.250 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Ahmad Yani
dok. Bea Cukai
Melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, sebanyak 42.900 vial dengan perkiraan nilai pembebasan sekitar 23 Miliar Rupiah telah diberikan fasilitas percepatan oleh Bea Cukai pada Kamis (16/09/21) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-85 .

Hari ini, Kamis (7/10/2021), sebanyak 1.199.250 dosis vaksin jadi Pfizer tiba di  Bandara Udara Soekarno-Hatta pukul 08:00 WIB dan Bandar Udara Ahmad Yani Semarang pukul 11:00 WIB.

"Sehingga total vaksin yang datang dalam bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi adalah 278.281.780," ujar Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya.

Dia mengatakan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin untuk kepentingan vaksinasi nasional.

Baca juga: BPOM Sebut Efikasi Vaksin Zifivax Terhadap Varian Delta 77,47 Persen

Di lain sisi, lanjutnya, pemerintah mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi.

"Tidak perlu pilih-pilih vaksin karena semua vaksin aman dan berkhasiat," ujar dr Nadia.

Dia menekankan pemerintah memasukkan capaian vaksinasi di daerah dalam menjadi salah satu indikator level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan vaksinasi untuk kelompok umur lansia.

dr. Nadia mengungkapkan saat ini masih ada sejumlah daerah dan target sasaran yang capaian vaksinasinya rendah, terutama untuk kelompok umur lansia.

Adapun ketentuan penurunan level kabupaten/kota dari level 3 menjadi level 2 dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 50 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal 40 persen.

Penurunan level kabupaten/kota dari level 2 ke level 1 dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal 60 persen.

Menurut dr. Nadia, seiring upaya percepatan vaksinasi, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Karena vaksin bukan satu-satunya," imbuhnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas