Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Cegah Klaster Baru Covid-19, Fasilitas Sanitize Zone Didirikan di 6 Titik Pasar Wilayah Jabodetabek

Fasilitas Sanitize Zone didirikan dengan tujuan membantu pemerintah dalam kampanye disiplin penerapan protokol kesehatan.

Cegah Klaster Baru Covid-19, Fasilitas Sanitize Zone Didirikan di 6 Titik Pasar Wilayah Jabodetabek
Istimewa
Dalam mendukung upaya pemerintah mencegah gelombang ketiga Covid-19, fasilitas Sanitize Zone didirikan di 6 titik pasar di wilayah Jabodetabek 

TRIBUNNEWS.COM - Fasilitas Sanitize Zone didirikan di 6 titik pasar di wilayah Jabodetabek. Tujuannya, yakni membantu pemerintah dalam kampanye disiplin penerapan protokol kesehatan.

Sebab, hanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, kemungkinan datangnya gelombang ketiga covid-19 dapat dicegah.

Sanitize Zone yang didirikan Cap Lang (PT Eagle Indo Pharma) merupakan sebuah fasilitas kebersihan yang menyediakan tempat mencuci tangan, dispenser hand sanitizer dan disinfectant.

Fasilitas itu dapat digunakan pengunjung maupun pedagang pasar secara cuma-cuma.

Baca juga: Meski PPKM Dilonggarkan, Ingat Risiko Nongkrong Tanpa Prokes Berpotensi Bawa Virus ke Rumah

Baca juga: Jokowi Tiba di Sorong, Warga Saling Kejar hingga Abaikan Prokes

Pasar-pasar yang dilengkapi fasilitas tersebut antara lain Pasar Mandiri Kelapa Gading, Pasar Modern BSD, Pasar Fresh Market Galaxy Bekasi, Pasar Kopro, Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Graha Bintaro.

Maria Margaretha, Band Manager Cap Lang, menyebutkan bahwa pasar merupakan tempat yang sangat rawan akan penyebaran virus Corona.

Untuk diketahui, pada tahun 2020 Satgas Covid-19 mencatat sebanyak 107 pasar menjadi klaster penyebaran Covid-19 dengan 555 orang dinyatakan positif.

Pada bulan Juni lalu, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) juga mencatat ada 153 kasus baru muncul dari 28 pasar yang ada di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Maria, penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum berbelanja masih rendah menjadi faktor penyebab timbulnya klaster penyebaran di pasar.

“Kecenderungan menyentuh buah dan sayuran sembarangan oleh pengunjung maupun pedagang meningkatkan resiko penyebaran Covid-19 di pasar. Melihat itu, kami berupaya membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran lebih lanjut dengan mendirikan fasilitas Sanitize Zone di sejumlah pasar yang padat pengunjung di Jabodetabek,” ungkap Maria dalam keterangan resmi.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas