Tribun

Virus Corona

Studi Baru Klaim Covid-19, Tidak Berasal dari Gua di China

Sekelompok ilmuwan Prancis menyebut SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 tidak berasal dari gua di provinsi Yunnan

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
Studi Baru Klaim Covid-19, Tidak Berasal dari Gua di China
Freepik
Ilustrasi virus corona 

Dokumen ini ditulis oleh komunitas intelijen AS, yang berisi tentang 3 karyawan Institut Virologi Wuhan mencari perawatan medis untuk penyakit yang mirip dengan Covid-19 pada 3 minggu sebelum otoritas China melaporkan kasus pertama Covid-19.

Baca juga: Bukan Corona, Tetapi Virus Berbahaya Yezo (Yezv) Ditemukan Jepang

Di sisi lain, investigasi selanjutnya yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghasilkan laporan yang tidak meyakinkan, dengan terbaginya pendapat para ahli terkait 'apakah pandemi dimulai karena limpahan dari alam atau bocor secara tidak sengaja'.

Namun penyelidikan tersebut menyatakan penyakit itu tidak dikembangkan sebagai senjata biologis.

Para ilmuwan Prancis berpendapat temuan studi mereka membantah tuduhan sebelumnya tentang dugaan kebocoran laboratorium.

"Kami menolak teori tambang Mojiang dan meninggalkan narasi kebocoran laboratorium tanpa dukungan ilmiah apapun, sehingga menjadikannya hanya narasi berbasis opini," tulis para ilmuwan itu dalam penelitian tersebut.

Namun penelitian ini dipertanyakan oleh ilmuwan lain yakni seorang Ahli Virus dari Universitas Warwick, Profesor Lawrence Young yang mengatakan kepada Daily Mail bahwa teori kebocoran laboratorium 'tidak dapat dikesampingkan'.

Sementara seorang Ahli Mikrobiologi di University of East Anglia, Profesor David Livermore mengatakan meskipun ia meyakini teori kebocoran laboratorium tidak mungkin menjadi asal virus, ada 'beberapa kebetulan yang luar biasa'.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas