Tribun

Virus Corona

Wajib PCR Penumpang Pesawat Digugat, Mahfud MD: Mendagri Buat Aturan Atas Perintah Sidang Kabinet

Mahfud MD merespons gugatan Relawan Jokowi Mania (JoMan) tentang syarat wajib PCR bagi penumpang pesawat rute Jawa-Bali ke PTUN Jakarta.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Wahyu Aji
Wajib PCR Penumpang Pesawat Digugat, Mahfud MD: Mendagri Buat Aturan Atas Perintah Sidang Kabinet
istimewa
Menkopolhukam Mahfud MD 

Diketahui, Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes PCR 2x24 jam.

"Kita sebagai masyarakat sudah menerima apa yang diinstruksikan pemerintah soal vaksin yang harus suntik dua kali itu, sudah kita turuti. Artinya jangan dong (diberlakukan PCR,red)," ungkapnya pada Senin (25/10/2021).

Noel juga mengatakan, memang tarif bawah PCR berkisar Rp 400 ribuan, namun tak dipungkiri ada praktik tes PCR liar yang harganya mencapai Rp 1 juta lebih. Tentunya, kata Noel, ini jelas merugikan masyarakat.

Baca juga: Relawan Jokowi Akan Gugat Mendagri Tito Soal Aturan Wajib PCR Bagi Penumpang Pesawat

"Kalau mungkin Mendagri atau Kepala Satgas Covid mungkin murah, tapi rakyat kan berat," ungkapnya.

"Nah kita juga heran, menteri ini bekerja untuk siapa, bekerja untuk  Presiden kah atau bekerja buat didinya sendiri, atau bekerja untuk para mafia. Ini kan ngeri," cetusnya.

Menurutnya, kondisi pandemi seperti sekarang  ini masyarakat sedang menghadapi situasi sulit. Terlebih, orang yang berpergian dengan pesawat tak hanya yang mau liburan.

"Mungkin ada yang pulang kampung, mungkin ada yang lagi kerja, lagi merajut kerjaan. Di Jakarta mungkin harga PCR Rp 400 ribuan, tapi di daerah itu bisa sampai Rp 1 juta, dan itu beban. Sedangkan harga tiket ada yang  Rp 600 - 700 ribu, loh harga PCR-nya melebihi harga tiket. Ini sudah tidak rasional," ujarnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas