Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

IDI: Jika Kasus Covid-19 Terus Turun Maka 2022 Status Pandemi di Indonesia Bisa Jadi Endemi

Adib berharap protokol kesehatan terus diterapkan serta cakupan vaksinasi dipercepat dan diperluas.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in IDI: Jika Kasus Covid-19 Terus Turun Maka 2022 Status Pandemi di Indonesia Bisa Jadi Endemi
Tribunnews.com/Rina Ayu
Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M. Adib Khumaidi dalam dialaog FMB9 yang digelar virtual, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M. Adib Khumaidi menilai jika landainya kasus Covid-19 di Indonesia berlangsung terus maka status pandemi dapat berubah menjadi endemi.

Adib berharap protokol kesehatan terus diterapkan serta cakupan vaksinasi dipercepat dan diperluas.

Hal itu disampaikan Adib dalam dialaog FMB9 yang digelar virtual, Selasa (2/11/2021).

"Kita bisa melihat pada bulan November dan Desember, kita lihat naik atau tidak (kasus Covid-19). Jika naik kita bersiap. Tapi kalau dari Desember-Januari itu tidak ada kenaikan dan cenderung melandai masuk ke dalam kondisi yang disebut dengan endemi," ujar Adib.

Baca juga: Harus Disegerakan, Vaksin Covid untuk Anak Usia 6-11 Tahun Jangan Tunggu Tahun Depan

Selain itu upaya testing dan skrining juga tetap ditingkatkan agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

"Kita berharap dengan testing yang tetap, dipertahankan skrining adalah upaya untuk restriksi supaya tidak ada penyebaran ditambah lagi vaksinasi," jelas Adib.

Rekomendasi Untuk Anda

Dokter spesialis Orthopedi ini pun menyoroti cakupan vaksinasi yang belum maksimal.

Untuk itu, perlu dukungan dan peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah untuk mendorongab cakupan vaksinasi.

"Kemudian dibantu dengan tenaga kesehatan, maka ini akan segera terealisasi  untuk cakupan vaksinasi serta paling penting adalah distribusi," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas